Berita Terkini Nasional – Prabowo Tak Tanggapi Pernyataan Muhaimin Soal Wilfrida

0
988

Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyatakan bahwa pihak  pemerintah telah upayakan semaksimal mungkin guna membebaskan TKI bernama Wilfrida Soik dari hukuman mati. Muhaimin juga menilai hal itu wajar bila ada pihak yang mengklaim hasil untuk Wilfrida tersebut. “Semua juga mendukung. Pemerintah tak perlu cari popularitas, yang terpenting adalah kerja, kerja, dan kerja. Kalaupun ada yang ingin mengklaim, ya silakan saja,” kata Ketua Umum dari DPP PKB itu setelah hadiri doa bersama dengan pimpinan Parpol serta Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, hari Senin (7/4/2014), dari Jakarta.

Menurut pendapat Muhaimin, kuasa hukum dari pemerintah dari awal juga sudah mendampingi Wilfrida pada proses sidang. Sedangkan pengacara oleh Ketua DPP Gerindra Prabowo Subianto, terang Muhaimin, tetaplah di bawah garis koordinasi pengacara tunjukan negara. Pada siaran pers yang diikuti wartawan, hari Senin, Prabowo Subianto memang mengklaim terkait kesuksesannya bebaskan Wilfrida. Pada beberapa bulan yang lalu, ia mengaku telah menunjuk pengacara kondang demi membantu Wilfrida.

“Alhamdulillah, Wilfrida bebas. Terima kasih untuk dukungan doa rakyat Indonesia sebab tanpa dukungan serta doa dari rakyat, mustahil ini bisa terjadi,” ujar Prabowo usai menerima pernyataan hakim Malaysia. Wilfrida, seorang tenaga kerja dari Nusa Tenggara Timur, sebelumnya telah didakwa vonis mati dengan dugaan pembunuhan kepada Yeap Seok Pen, seorang warga negara Malaysia yang menjadi orangtua dari majikan Wilfrida. Pihak pengadilan putuskan Wilfrida tidak bersalah sebab Wilfrida dianggap mempunyai penyakit kejiwaan maka dia diwajibkan masuk RSJ.

Sampai di tanah air, Prabowo hanya bisa angkat tangan sambil geleng kepala seraya tersenyum sehubungan dengan pernyataan dari Muhaimin Iskandar yang telah mengatakan bahwa terbebasnya Wilfrida Soik ini, bukanlah atas jasanya. “Kami befikir yang baik saja. Yang terpenting kita dapat menolong Wilfrida. Saya memang dimintai tolong, tentu ya kita bantu. Bukannya mau sok mengambil alih,” terang Prabowo pada wartawan sesaat usai mendarat di Jakarta dari Malaysia, dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, hari Senin (7/4/2014).

LEAVE A REPLY