Kabar Kesehatan – Saat Masa Kehamilan Kerap Merasakan Sakit Kepala

0
1

Selain mual, susah makan, dan kelelahan, sakit kepala dapat menjadi salah satu keluhan ibu hamil. Sakit kepala saat hamil dapat memburuk pada minggu-minggu pertama kehamilan, namun Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak berpengaruh kepada janin. Sakit kepala biasanya sudah membaik atau hilang dengan sendirinya pada enam bulan terakhir kehamilan, ketika hormon sudah stabil lagi.

Sebenarnya belum diketahui secara pasti kenapa sebagian ibu hamil bisa mengalami sakit kepala. Meski begitu, meningkatnya produksi dan aliran darah pada masa awal kehamilan diduga bisa menjadi salah satu pemicunya.
Lalu apa yang menyebabkan sakit kepala pada kehamilan?
Tentu saja, penyebabnya beragam, namun salah satu penyebabnya adalah pengaruh hormonal.

Naiknya kadar estrogen menyebabkan sakit kepala pada awal kehamilan.
Kadar hormon ini harusnya stabil pada trimester kedua (hingga 20 minggu).
Selain itu, perubahan pola makan, seperti tidak mengonsumsi kopi setiap pagi, atau mencoba mengurangi gula, soda, atau stimulan lain dapat memicu sakit kepala.
Lalu, bagaimana cara mengatasi sakit kepala ini?

Berikut ini hal yang bisa membantu meringankan jika mengalami sakit kepala saat hamil:
1. Istirahat
Anda bisa berbaring di tempat tidur dengan kondisi ruangan gelap dan tidak berisik. Lalu pejamkan mata Anda agar tubuh dan kepala terasa rileks.
2. Pijat
Anda bisa memijat lembut bagian kepala yang sakit, atau meminta tolong orang lain untuk memijat pundak dan leher Anda untuk mengatasi ketegangan. Jika memiliki waktu luang, Anda dapat mengunjungi tempat pijat profesional agar bisa mendapatkan pijat relaksasi pada seluruh tubuh. Namun, jangan lupa memberitahu terapis pijat bahwa Anda sedang hamil.
3. Kompres
Anda bisa mengompres wajah, mata, dan jidat dengan handuk yang telah direndam air panas. Atau bisa juga mengompres bagian belakang leher dengan handuk dingin.

Jika tetap merasa pusing, maka cobalah untuk menghindari hal di bawah ini:
1. Lampu terang (terutama lampu fluorescent).
2. Makanan asin
Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi lebih banyak natrium memiliki peluang tinggi untuk sakit kepala.
3. Makanan histamin tinggi (makanan yang difermentasi, keju, kerang).

Ibu hamil bisa dan aman untuk mengonsumsi obat paracetamol, jika diminum sesuai dosis yang dianjurkan. Namun hindari mengonsumsi obat sakit kepala lainnya tanpa rekomendasi dari dokter.

Anda bisa mencegah munculnya rasa sakit di kepala dengan melakukan hal-hal berikut:
1. Banyak mengonsumsi air putih.
2. Konsumsi makanan dengan porsi sedikit, namun lebih
3. Hindari dan kelola stres dengan baik.
4. Rutin melakukan aktivitas fisik, seperti jalan kaki, aerobik, atau olahraga yang bisa merelaksasi tubuh, seperti yoga.
5. Cukup tidur, dan tidur pada waktu yang teratur setiap hari.
6. Hindari pemicu sakit kepala, seperti makanan yang mengandung MSG dan pemanis buatan, ikan asap, makanan yang difermentasi, bebauan yang menyengat, asap rokok, suara bising, cahaya silau, serta cuaca panas atau dingin berlebihan.

LEAVE A REPLY