Kabar Kesehatan – Makanan Yang Baik untuk Sembelit Bagian 2

0
1

Lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai makanan yang baik untuk sembelit.

  1. Apel dan pir

Apel dan pir mengandung beberapa senyawa yang meningkatkan pencernaan, termasuk serat, sorbitol, dan fruktosa.

Buah-buahan ini juga mengandung kadar air yang tinggi, yang dapat membantu meringankan pencernaan dan mencegah konstipasi.

Untuk mendapatkan manfaat paling banyak dari apel dan pir, makanlah mentah dan utuh, dengan kulit tetap utuh.

  1. Anggur

Anggur memiliki rasio kulit-ke-daging yang tinggi, yang berarti bahwa mereka kaya serat, dan mereka juga mengandung banyak air.

Untuk mengurangi sembelit, cobalah makan beberapa genggam anggur mentah yang sudah dicuci.

  1. Kiwi

Rata-rata, 100 g kiwi mengandung sekitar 2–3 g serat, yang dapat menambah kotoran dan mempercepat aliran usus.

Kiwis juga mengandung actinidine, enzim yang mempromosikan gerakan di saluran pencernaan bagian atas, dan beberapa phytochemical yang dapat berperan dalam meningkatkan pencernaan.

  1. Blackberry dan raspberry

Blackberry dan raspberry kaya serat dan air, yang dapat meredakan sembelit.

Cobalah makan satu atau dua genggam blackberry mentah atau raspberry sehari.

  1. Roti gandum utuh, sereal, dan pasta

Produk gandum utuh merupakan sumber serat larut yang sangat baik, yang menambah bobot kotoran dan mempercepat aliran bahan melalui usus.

Untuk mendapatkan nutrisi paling banyak dari produk gandum, makanlah mentah atau sedikit dimasak.

Roti gandum utuh dan sereal yang juga mengandung kacang-kacangan dan biji mengemas lebih banyak serat ke dalam setiap penyajian.

  1. Minyak zaitun dan biji rami

Minyak zaitun dan biji rami memiliki efek pencahar ringan, yang dapat meringankan aliran bahan melalui usus dan mengurangi konstipasi.

Minyak ini juga mengandung senyawa yang meningkatkan pencernaan dan memiliki sifat antioksidan , antibakteri, dan anti-inflamasi.

Sebuah studi 2015 menemukan bahwa minyak zaitun dan biji rami membantu meringankan sembelit pada orang yang menjalani hemodialisis.

  1. Sauerkraut

Sauerkraut mengandung bakteri probiotik yang dapat membantu memperbaiki pencernaan dan mengurangi konstipasi.

Bakteri ini juga dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan pencernaan laktosa.

Sebuah studi 2016 menemukan bahwa 2 sendok makan sauerkraut buatan sendiri mengandung sekitar jumlah bakteri yang sama sebagai suplemen probiotik.

Penyebab

Berbagai macam kondisi medis dan faktor gaya hidup dapat menyebabkan sembelit.

Diet yang buruk, seperti makanan yang mengandung terlalu banyak makanan kaya lemak dan terlalu sedikit serat, membuat seseorang berisiko sembelit.

Masalah umum lainnya yang dapat meningkatkan risiko sembelit meliputi:

  • menekankan
  • mengalami dehidrasi
  • tidak pergi ke kamar mandi cukup atau mencoba untuk menahan tinja
  • perjalanan
  • perubahan pola makan
  • tidak cukup berolahraga

Obat-obatan dan suplemen tertentu juga dapat menyebabkan konstipasi, termasuk:

  • opioid
  • anti-peradangan
  • antihistamin
  • antasida
  • calcium channel blockers
  • antipsikotik
  • suplemen kalsium
  • suplemen zat besi
  • antikonvulsan
  • diuretik

Sembelit bisa berlangsung selama beberapa hari atau minggu, atau mungkin kronis dan berlangsung selama berbulan-bulan.

Konstipasi jangka pendek biasanya disebabkan oleh faktor gaya hidup atau penggunaan obat-obatan. Konstipasi kronis umumnya berkaitan dengan kondisi gastrointestinal, metabolik, atau neurologis.

Kondisi medis yang dapat menyebabkan sembelit meliputi:

  • sindrom iritasi usus , atau IBS
  • kehamilan dan melahirkan
  • Penyakit celiac
  • diabetes
  • hiperkalsemia dan hipokalsemia
  • hiperparatiroidisme
  • tumor usus atau pertumbuhan
  • prolaps rektum
  • celah anal
  • kecemasan dan depresi
  • Penyakit Chagas
  • penyakit Parkinson
  • demensia
  • multiple sclerosis
  • pukulan
  • cedera atau penyakit medula spinalis

LEAVE A REPLY