Kabar Internasional – Kepala Panel Penasihat Myanmar Tak Dapat Ikut Campur Dalam Kasus Pengadilan Terhadap Wartawan

0
1

Panel penasihat internasional Myanmar mengenai isu-isu Rohingya tidak akan terlibat dalam kasus dua wartawan Reuters. Dua wartawan tersebut dituduh melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi, kata dia kepada sebuah surat kabar negara bagian dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin (29/1).

Wartawan Wa Lone, 31, dan Kyaw Soe Oo, 27, yang telah bekerja dalam liputan Reuters mengenai krisis di negara bagian Rakhine, Myanmar, akan muncul di pengadilan Yangon pada hari Kamis, ketika jaksa penuntut akan terus mengajukan bukti terhadap mereka. Ketua Panel Surakiart Sathirathai, mantan menteri luar negeri Thailand, mengatakan bahwa kasus tersebut telah berkembang melampaui titik di mana dewan direksi merasa dapat melakukan intervensi. Jika sudah di tahap penangkapan, “mungkin kita bisa melakukan sesuatu untuk itu”, katanya kepada surat kabar Global New Light of Myanmar.

Sejak penuntutan ada di tengah menghadirkan kasusnya, “Saya pikir setiap orang harus menghormati peraturan hukum,” tambahnya.

Surakiart mengatakan bahwa dia mengangkat isu tersebut “secara pribadi” dengan Menteri Keamanan Nasional Myanmar Thaung Tun. “Dan dia telah meyakinkan kami bahwa perlakuan terhadap wartawan Reuters akan sesuai dengan proses hukum dan prosedur peradilan pidana yang tepat,” tambahnya.

“Kami tidak memiliki niat untuk mendesak pemerintah melepaskan siapa pun atau niat untuk mencampuri prosedur pengadilan,” surat kabar tersebut mengutip kata Surakiart.

Surakiart tidak menanggapi permintaan dari Reuters untuk berkomentar. Kedua reporter tersebut dipenjara di penjara Insein Yangon sejak penangkapan mereka pada 12 Desember. Dewan Penasihat untuk Komite Pelaksanaan Rekomendasi di Negara Rakhine dibentuk oleh Myanmar tahun lalu, untuk memberi saran mengenai cara-cara untuk mengadopsi temuan komisi sebelumnya yang dipimpin oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan.

Pekan lalu, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, anggota dewan penasihat Bill Richardson mengatakan bahwa dia mundur dari panel tersebut setelah bertengkar dengan pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dalam sebuah pertemuan pada hari Senin dengan anggota dewan lainnya, ketika dia mengemukakan kasus keduanya. Wartawan. Tanggapan Suu Kyi “marah”, dengan mengatakan bahwa kasus tersebut “bukan bagian dari pekerjaan dewan penasehat”, kata Richardson, mantan gubernur U.s. negara bagian New Mexico.

LEAVE A REPLY