Film – ‘Rurouni Kenshin: The Legend Ends’

0
2434

Film ini menjadi penutup dari trilogi yang mengisahkan tentang samurai yang bernama Kenshin Himura, “battosai” seorang pembantai yang ambil bagian pada revolusi pembentukan dari pemerintahan Meiji. Pada zaman yang baru tersebut kalangan samurai diharuskan hengkang dan menyarungkan pedang mereka dan berjanji tidak mengayunkannya senjata lagi karena hal tersebut saat ini dilarang dalam hukum. Pada keadaan negara yang sudah cukup damai, ternyata masih ada saja sisa samurai yang tidak ingin pemerintahan yang baru berkuasa.

Mereka kemudian dipimpin Makoto Shishio, juga seorang battosai yang penuh akan dendam lantaran ia pernah nyaris dibunuh aparat negara pada pemerintahan yang ikut ia ciptakan. Dengan ilmu samurai yang tanpa ada tandingan, juga sejumlah pengikut yang loyal dan sangat mematikan, Shishio pun menjadi ancaman serius terhadap keselamatan warga serta negara. Sosok Kenshin Himura yang sudah bertobat menjadi sosok pembunuh paling bengis dan tidak mengenal ampun, didampingi sejumlah sahabatnya pun berusaha demi menghentikan Shishio dan para pengikutnya.

Anak-anak maupun pemuda yang hidup di masa awal milenium sudah pasti mengenali benar Kenshin Himura (alias Kenshi, bukannya Kenshin) sebab sudah diperkenalkan dalam serial animasi yang juga sempat masuk di layar kaca tanah air tahun 2000 yang lalu. Serial yang berjudul asli ‘Rurouni Kenshin: Meiji Kenkaku Romantan’ tersebut kemudian dirubah judulnya ‘Samurai X’ supaya terdengar lebih mudah untuk tayangan di luar Jepang melalui Columbia Pictures Television selaku pihak distributor. Di tanah air, tayangan kartun tersebut disulihsuarakan dalam bahasa Indonesia, yang termasuk mengganti pelafalan dari sejumlah nama tokoh yang ada di dalamnya semisal Kenshin yang kemudian menjadi Kenshi, nama Kaoru jadi Kaori, dan masih banyak lagi.

Animasi tersebut sangat digemari sampai akhirnya toko buku serta lokasi penyewaan komik pun rak bukunya dipenuhi dengan jejeran komik yang bernama ‘Samurai X’ tersebut. Maka tak mengherankan jika komik dari Nobuhiro Watsuki tersebut, juga serial animasinya, lalu diadaptasi dalam wujud film. Meskipun dirasa sedikit terlambat, ternyata hasil akhirnya sangat memuaskan baik itu bagi penggemar setia ataupun sekedar ingin tahu saja.

LEAVE A REPLY