Berita Politik Baru – Kekhawatiran Jika Jokowi Terpilih Jadi Presiden

0
1119

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia atau UI, Taufik Bahauddin mengaku sedikit khawatir kepada kondisi ekonomi Indonesia usai pelaksanaan Pemilu 2014 ini, terlebih jika Jokowi memenangkan Pemilu 2014 dan menjadi orang nomor 1 di Indonesia atau menjadi presiden terpilih. Kekhawatirkan Taufik Bahauddin adalah kembali munculkan kasus BLBI atau Bantuan Likuiditas Bank Indonesia seperti ketika pemerintahan Ibu Megawati Soekarnoputri.

“Ya tentu bisa saja terulang, tidak hanya BLBI saja, tetapi juga soal penjualan Indosat, penjualan kapal tanker VLCC Pertamina, menjual gas murah kepada China. Nanti jika kembali berkuasa tentu bentuknya akan bisa lain.”ungkap Taufik Bahauddin, Selasa 25 Maret 2014 di Jakarta.

Menanggapi keputusan PDI Perjuangan yang menunjuk Joko Widodo untuk menjadi calon presiden, Taufik Bahauddin mengatakan jika hal seperti itu tidak terlalu berpengaruh kepada kepemimpinan secara nasional. Sebab, ujarnya, Jokowi masih belum benar – benar teruji untuk mengatasi permasalahan di Ibukota Jakarta sejauh ini.

“Dia Pak Jokowi kan masih belum teruji. Ketika beliau memimpin Jakarta, sudah berhasilkah dirinya memimpin Ibukota? Pencintraannya blusukan belum bisa menyelesaikan permasalahan Jakarta. Yang saat ini kita butuhkan tentu sebuah hasil sehingga dapat dinikmati oleh para rakyat. Monorail juga macet, pengadaan bus Transjakarta ternyata juga korup.”terangnya.

Taufik Bahauddin justru lebih khawatir ketika PDI Perjuang memberikan sebuah mandat ke Jokowi untuk maju sebagai capres dari partainya. Seperti yang telah diketahui, mandat tersebut telah diberikan usai PDI Perjuangan mengumpulkan beberapa pengusaha dikantor mereka.

 Menurutnya, bukan rahasia lagi jika Jokowi sangat patuh kepada atasannya Megawati Soekarnoputri. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika kasus BLBI dapat kembali terulang meskipun dalam bentuk lain.”Putusan seseorang adalah gambaran dari cara berfikir seseorang. Dia Jokowi jelas belum teruji.”

Seperti yang telah diketahui, penerbitan SKL atau Surat Keterangan Lunas membuat kasus BLBI telah dihentikan penyidikan atau SP3 oleh Kejaksaan Agung dari ketika Megawati memimpin. Dalam kasus ini, banyak para pengusaha yang disebut telah menikmati penyalahgunaan dari fasilitas BLBI ketika Megawait berkuasa.

LEAVE A REPLY