Mon. Apr 6th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Rooney Marah Dengan Desakan Pemotongan Gaji

1 min read


Rooney Marah Dengan Desakan Pemotongan Gaji – Wayne Rooney benar-benar marah dengan adanya pemberitaan media mengenai pemotongan gaji. Ditengah wabah virus Corona yang kian meresahkan, para pemain Inggris pun juga tengah mendapatkan desakan untuk bisa menerima pemotongan gaji.

Akan tetapi Wayne Rooney mengungkapkan bahwa dirinya tidak nyaman dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan para pemain Inggris tidak menerima pemotongan gaji dari pihak klub atas wabah Covid 19. Tidak hanya Liga Inggris, kompetisi Eropa pun harus dihentikan untuk bisa meredakan wabah virus Wuhan.

Dampak yang cukup terasa adalah dengan kondisi finansial klub. Tidak adanya pemasukan klub dari segala aspek, membuat banyak klub besar Eropa menerapkan pemotongan gaji untuk para pemainnya hingga menyentuh angka 70%.

Beberapa klub yang telah menerapkan adalah Juventus, Atletico Madrid, Barcelona. Seiring dengan pemberitaan media yang menyebutkan tim Inggris harus melakukan pemotongan gaji untuk menstabilkan keuangan, Tottenham, Norwich dan juga Newcastle langsung mengikuti langkah tiga klub top eropa tersebut.

Rooney Tak Nyaman Dengan Pemberitaan Media

Rooney mengungkapkan bahwa dirinya benar-benar menerima apabila pihak klub akan memberikan potongan gaji kepada para pemain. Karena itu akan menjadi sebuah keuntungan untuk sebuah tim dalam menyelesaikan kondisi finansial klub.

Desakan untuk para pemain Inggris bisa berkontribusi dalam mencegah penyebaran virus Corona pun langsung disampaikan oleh Matt Hancock, yang menjabat sebagai sekretaris bidang kesehatan Inggris.

“Apabila pemerintah berupaya untuk mendekati saya dan membantu mendukung para perawat membeli ventilator, saya akan melakukan dengan senang hati. Saya tahu, bagaimana keuangan yang ada saat ini,” ucap Wayne Rooney dituliskan dalam kolom komentar Sunday Times.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *