Kabar Terkini Nasional – Jokowi Dalam Soal UN

0
573

Effendi Ghazali, tokoh pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia menyatakan bahwa pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebaiknya menjelaskan alasan penyebab terteranya nama Joko Widodo pada naskah di soal Ujian Nasional (UN). Effendi berpendapat, nama dari Joko Widodo sebaiknya tidak muncul sebab waktunya yang berdekatan dengan penyelenggaraan pemilu legislatif serta pemilu presiden.

Effendi juga sempat menjelaskan bahwa Jokowi telah ditetapkan menjadi bakal calon presiden yang diusung PDI-P maka dari itu tidak bisa dengan mudah memasukkan figur beliau menjadi bahan ujian. Lebih jauh, peserta dari ujian merupakan pemilih dengan usia pemula yang kemungkinan mudah terpengaruh soal itu.

“Harusnya kan dapat diprediksi. Ini yang membuat soalnya lah yang salah. Harusnya ia bisa melakukan prediksi, sebab ini masih masa pemilu,” terang Effendi, ketika dihubungi pada Selasa (15/4/2014) pagi. Effendi juga sempat mengatakan bahwa masalah tersebut tidak akan menjadi besar apabila dalam soal tersebut juga tercantum nama dari seluruh bakal capres.

Ia lantas menilai bahwa akan ada penjelasan datang dari Mendikbud, guna mendapatkan informasi yang utuh terkait masalah ini. Apabila tidak ada penjelasan lebih lanjut, ia pun khawatir akan muncul interpretasi dari publik bahwa soal tersebut keluar disengaja supaya kelak saat Jokowi jadi presiden akan ada perhatian ataupun imbal balik untuk Mendikbud kini. “Kita akan tagih penjelasan dari Mendikbud guna menelusuri siapa sosok pembuat soal serta apa yang jadi motivasinya,” katanya.

Sebelumnya juga diberitakan bahwa Jokowi disebutkan pada salah satu dari soal UN dalam mapel Bahasa Indonesia pada jurusan IPS. Jenis dari pertanyaan tersebut merupakan pilihan ganda. Awalnya, ditulis tentang latar belakang dari Joko Widodo, dari tanggal lahir, riwayat pendidikan, serta persoalan dihadapi Jokowi yang terkait dengan UMP. Kemudian masuk pertanyaan menanyakan tentang poin keteladanan dari Jokowi pada kutipan wacana itu.

Pertanyaan berikutnya yaitu apa masalah yang ditemui Joko Widodo dari paragraf itu. Dimintai tanggapan terkait soal tersebut, Jokowi sendiri menyatakan dirinya tak setuju namanya dipakai sebagai bahan ujian. “Seharusnya pertanyaan kalau soal tokoh, sebaiknya ya tentang pahlawan nasional. Baik dari Aceh atau Maluku,” kata Jokowi.

LEAVE A REPLY