Info Berita Nasional – Persiapan Menakertrans Jelang Hari Buruh

0
924

Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengeluarkan edaran sehubungan peringatan Hari Solidaritas Buruh International atau Mayday yang bertepatan di tanggal 1 Mei 2014 mendatang. Pada surat edaran bernomor 57/MEN/PHIJSK-KPHI/III/2014 tersebut, Muhaimin minta kepada gubernur yang ada di seluruh Indonesia supaya meningkatkan dialog baik formal maupun informal kepada serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) pada wilayahnya masing-masing.

“Kita mendorong kepala daerah supaya tetap membuka ruang dialog lebih terbuka pada para pekerja/buruh maka segala macam aspirasi dari pekerja/buruh bisa diserap serta dikomunikasikan dengan cara yang baik,” terang Menakertrans di Jakarta, Senin (14/4/2/2014). Muhaimin juga sempat mengatakan bahwa peringatan mayday pada tahun ini adalah momentum yang istimewa untuk pekerja/buruh sebab menjadi kali pertama diputuskannya tanggal 1 Mei menjadi hari libur dalam Keputusan Presiden RI No. 24 Tahun 2013 terkait penetapan 1 Mei menjadi hari libur.

“Kita berharap agar pelaksanaan Mayday bisa berlangsung dengan suasana yang tertib,aman serta damai. Para pimpinan atau gubernur diminta agar memberi keleluasaan serta memfasilitasi para pekerja/buruh supaya dapat mengadakan kegiatan positif saat merayakan mayday,”lanjut Muhaimin. Muhaimin juga mengatakan bahwa di dalam perayaan mayday, pekerja/buruh bisa lakukan kegiatan bersifat positif, seperti halnya bakti sosial, lokakarya, seminar, olahraga dan mengefektifkan kembali dialog serta kerjasama pada para pengusaha.

Dari data di Kemenakertrans Indonesia tercatat terdapat 6 Konfederasi SP/SB, 92 buah Federasi SP/SB, dan 11. 852 (SP/SB) di tingkat perusahaan, dan 170 SP/SB pada BUMN serta jumlah dari anggota SP/SB semuanya hingga 3.414.455 orang. Dikatakan juga oleh Muhaimin saat membahas bermacam permasalahan di bidang ketenagakerjaan Indonesia, Kemenakertrans selalu mengadakan pertemuan formal serta informal yang mngikut sertakan Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit dari pihak pemerintah,serikat pekerja/buruh serta asosiasi pengusaha.

“Pertemuan melibatkan tripartit berguna untuk menjalin silaturahmi serta membuka komunikasi yang terbuka guna menampung ide, usulan serta aspirasi semua pihak di dalam mengakomodir kepentingan dari semua pihak juga menyelesaikan adanya permasalahan ketenagakerjaan Indonesia, “terang Muhaimin. Melalui kegiatan serupa, diharap solusi terbaik bisa tercapai.

LEAVE A REPLY