Kabar Nasional – Polda Metro Jaya Menyita 20,4 Kg Sabu Siap Edar

0
54

Direktorat Narkoba dari Polda Metro Jaya telah meringkus lima orang tersangka yang telah berusaha untuk menyelundupkan sabu sebanyak 20,4 kilogram. Total nilai sabu yang diselundupkan tersebut diperkirakan hingga Rp 20 miliar. Tentu saja ini merupakan salah satu penangkapakan yang cukup besar.

Kelima tersangka telah ditangkap secara bertahap pada tempat yang berbeda. Operasi bermula atas penangkapan terhadap Safrizal atau Rizal pada kawasan Koja, Jakarta Utara. Rizal telah ditangkap dengan barang bukti berupa sabu seberat 3 kg. proses penelusuran pun terus berlanjut sampai ke Pengandaran, Jakarta Barat dan memperoleh seluruh sabu.

“Sehingga para Rabu kemarin 6/10/2017, tim khusus yang telah dipimpin oleh AKBP Doni telah memperoleh informasi bahwasannya terdapat transaksi narkoba, info tersebut didapatkan dari masyarakat. Kemudian dilakukan penangkapan serta penggeledahan pada tersangka RZ dan memperoleh barang bukti berupa sabu seberat 3 kg,” ungkap Komisaris Besar Polisi Suwono Nainggolan selak Direktur Narkorba pada Minggu sore 8/10/2017.

Di hari Rabu yang masih sama, pihak kepolisian berhasil menangkap 3 tersangka yang lainnya, yakni Muzakkir, Mulyadi dan Razali. Ketiganya ditangkap pada kawasan Koja. Pada waktu itu, pihak kepolisian tidak menemukan sabu yang lainnya. Pihak kepolisian hanya saja memperoleh informasi bahwasannya terdapat barang haram yang lainnya berada di Pangandaran.

Ketika di Pangandaran, pihak kepolisian berhasil menangkap tersangka lain yang bernama Jajang. Atas penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mendapatkan barang bukti sabu sebanyak 17,4 kilogram. Sabu sebesar itu, sebagian sudah siap edarpada paket – paket kecil yang terbagi dalam tiga ukuran yang berbeda. Tidak hanya itu saja, ada pula yang masih dalam paketan besar serta berada pada bungkusan the cina guanyinwang. Secara total, sabu yang berhasil diungkap sebesar 20,4 kilogram.

Tidak hanya berupa barang bukti sabu, pihak kepolisian pun telah mendapatkan barang bukti yang lainnya, yakni berupa 10 handphone, kartu ATM serta buku rekening bank. Ada pula kendaraan yang dijadikan barang bukti ialah Honda CR – V.

Pihak kepolisian meyakini apabila sabu tersebut berasal dari Aceh dan untuk saat ini masih belum didistribusikan.

LEAVE A REPLY