Kabar Nasional – Mengapa Amerika Serikat Blokir Perjalanan Panglima TNI?

0
45

Pemerintah Indonesia mengatakan pada hari Senin (23/10) lalu bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan mendesak untuk meminta penjelasan. Penjelasan ini mengenai mengapa Panglima TNI ditolak masuk ke negara Amerika Serikat. Memang khusus untuk Indonesia, Amerika Serikat punya tradisi berbeda.

Sejumlah perwira TNI yang hingga saat ini tidak diizinkan masuk menyusul dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan yaitu seperti Pramono Edhie Wibowo, Prabowo Subianto, Zacky Anwar Makarim, Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Menko Polhukam saat ini Wiranto. Namun apakah Jenderal Gatoot mengindikasikan hal tersebut?

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dihentikan pada hari Sabtu (21/10) lalu saat akan bertolak dari Emirates menuju Amerika Serikat, meskipun memiliki visa dan undangan resmi untuk sebuah konferensi dari rekannya, ketua kepala staf gabungan Amerika Serikat Jenderal Joseph Dunford.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa dirinya telah menerima permintaan maaf resmi dari wakil duta besar Amerika Serikat di Jakarta, namun ia menunggu penjelasan lebih rinci mengenai hal tersebut.

“Kami sampaikan bahwa saat ini kami tengah menunggu klarifikasi, tentang penjelasan mengapa hal ini terjadi,” Retno Marsudi mengatakan kepada wartawan setelah bertemu utusan Amerika Serikat.

“Ada perasaan mendesak untuk hal ini yang telah kami sampaikan kepada mereka,” katanya, menambahkan bahwa pejabat Amerika Serikat mencoba berkoordinasi dengan pihak berwenang di Amerika Serikat untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.” Aaron Connoly, peneliti dari Lowy Institute, mengklaim penolakan terhadap perwira militer tertinggi sebuah negara sangat jarang terjadi. “Buat saya penjelasan paling masuk akal adalah kekeliruan administratif.”

Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis, meminta maaf atas insiden tersebut kepada mitranya dari Indonesia, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, di sela-sela sebuah pertemuan ASEAN di Filipina, dan keduanya difoto berjabat tangan.

“Saya dapat memastikan bahwa dia telah melakukan penarikan dengan menteri Indonesia dan menyatakan penyesalannya dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang telah dibuat ini,” Kapten Jeff Davis, juru bicara Mattis, mengatakan kepada Reuters.

Dalam sebuah pernyataan, kedutaan Amerika Serikat di Jakarta mengatakan: “Masalah ini telah dipecahkan. Tidak ada batasan dalam perjalanan Jenderal Gatot dan kami berharap dapat menyambutnya di Amerika Serikat. “

Indonesia umumnya menikmati hubungan baik dengan Amerika Serikat. Namun hubungan kadang-kadang terganggu oleh sumber daya perusahaan Amerika Serikat yang beroperasi di Indonesia atau dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan militer Indonesia.

LEAVE A REPLY