Kabar Nasional – Mahasiswa Di Solo Gelar Aksi Mandi Lumpur

0
616

5 orang mahasiswa yang tergabung didalam tim free style Sasop Sonny Arendra School Solo, melakukan sebuah aksi unik dengan mandi lumpur di area CFD atau Car Free Day yang terdapat di Jalan Slamet Riyadi, Minggu 20 April 2014. Aksi tersebut mereka lakukan sebagai kritikan terhadap perusakan alam yang terus menerus terjadi di muka bumi ini.

“Ini adalah gambaran dari bentuk keprihatinan kami akibat kian parahnya kerusakan yang dialami oleh bumi ini. Sekaligus untuk merayakan peringatan Hari Bumi Sedinua,” jelas salah satu peserta mahasiswa mandi lumpur tersebut, Dita Dewinta Prabasiwi (20 tahun) kepada para wartawan, Minggu, 20 April 2014.

Dalam pertunjukan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB itu, 5 mahasiswa tersebut mengusap seluruh tubuhnya dengan lumpur tanah kemudian berguling pada spanduk dengan ukuran 1,5 x 8 cm. Mereka juga menggunakan lumpur tanah tersebut untuk membuat gambar, melukis dan sebagainya.

“Aksi ini menggambarkan situasi dan kondisi bumi kita tercinta disaat ini, yaitu amburadul, rusak, berantakan sebab sudah tidak dirawat lagi oleh manusia dengan baik.”tambah Dita Dewinta Prabasiwi.

Menurut mahasiswa dari jurusan Biologi FMIPA UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) tersebut, aksi yang dilakukan mempunyai tujuan untuk memberikan pembelajaran atau edukasi kepada para warga setempat. Pasalnya penduduk dunia saat ini dinilai kurang mempunyai kepedulian terhadap kondisi alam dan lingkungan sekitar.

“Ini adalah sebuah edukasi dan pembelajaran, masyarakat sekitar harus peduli dengan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, melalukan penebangan hutan secara liar tanpa diimbangi dengan penghijauan atau reboisasi, dan masih banyak yang lain. Seandainya terus dilakukan, akhirnya kehidupan dan kondisi bumi menjadi tidak seimbang dan menyebabkan terjadinya banyak bencana seperti, banjir, gempa bumi, tanah longsor dan masih banyak lagi.”

Koor aksi tersebut, Sonny Arendra mengatakan jika 5 mahasiswa tersebut adalah anak didinya di UNY, USB (Universitas Setia Budi), SMKN 9 dan SMKN 4. Dia menilai jika saat ini masyarakat sudah tidak peduli dengan kondisi alam sekitar.

“Kami berharap dengan aksi yang kami lalukan dapat membuat masyarakat semakin sadar dan kembali mencintai dan peduli terhadap lingkungan sekitar.”

LEAVE A REPLY