Info Baru Nasional – Kotak Mencurigakan Gegerkan Gereja

0
522

Pihak Gegana dari Brimob Polda Kaltim berhasil mengamankan sebuah benda yang diduga rangkaian bom pada lingkungan Gereja Injil Nusantara Jemaat Kasih di Jl Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, wilayah Kota Balikpapan, Kaltim. Benda itu saat ini diamankan guna dianalisis.

Berdasarkan sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun wartawan, kotak tersebut pertama kalinya dilaporkan oleh penjaga gereja pada polisi pukul 08.00 WITA. Tim Gegana pun meluncur ke lokasi hanya 30 menit kemudian serta menuju ke sebuah semak, lokasi dari kotak mencurigakan tersebut diletakkan.

“Kami juga sempat meminta kepada jemaat yang hendak Paskah agar sementara meninggalkan lokasi gereja. Gegana datang di lokasi kemudian mengamankan benda itu dengan sangat berhati-hati sesuai dengan SOP. Lalu, diketahui bahwa kotak tersebut berisi sebuah baterai kering serta sambungan kabel,” terang Kompol Amir, Kapolsek Balikpapan Selatan, ketika dikonfirmasi pada  Minggu (20/4/2014).

Amir juga menerangkan bahwa benda mencurigakan ini telah diamankan oleh tim Gegana agar segera dianalisa. Setelah mengamankan benda itu, tim Gegana pun kembali lagi menyusuri di bagian dalam serta sekitar gereja guna memastikan ibadah Paskah bisa berjalan aman. “Juga telah disisir lagi oleh tim Gegana demi memastikan keamanan lalu akhirnya bisa dinyatakan telah steril,” tegas Amir.

Pihak kepolisian masih terus menyelidiki terkait temuan ini usai meminta keterangan dari penjaga gereja yang memergoki adanya gerak gerik dari orang yang mencurigakan pada sekitaran gereja pada pukul 03.00 WITA dini hari. “Penjaga gereja tersebut tak melihat langsung sosok orang yang telah menaruh bungkusan kotak tersebut di semak-semak. Tetapi ia melihat bahwa ada orang yang ada di sekitar semak-semak dekat gereja,” kata Amir.

“Penjaga gereja sudah menyorot dari orang tidak dikenal tersebut menggunakan lampu senter lalu orang tersebut kabur. Barulah pagi tadi usai dicari tahu oleh penjaga, diketahui ternyata ada kotak itu di semak,” dia jelaskan. Mikael, seorang jemaat juga membenarkan temuan tersebut sempat mengganggu jalannya Paskah pada pagi tadi. “Namun bisa dipahami demi keamanan bersama. Usai dinyatakan steril, barulah kami dapat menjalankan ibadah pada sekitar 11.30 tadi,” kata Mikael.

LEAVE A REPLY