Kabar Internasional – Kecelakaan Helikopter Tewaskan Lima Anggota Keluarga

0
60

Lima orang dari keluarga yang sama telah tewas dalam kecelakaan helikopter di wilayah bagian utara dari Wales. Dua diantaranya diperkirakan ikut dalam penerbangan yang dikenal sebagai pebisnis konstruksi lokal setempat, Kevin Burke berusia 57 tahun dan istrinya, Ruth yang berasal dari Hulcote, Milton Keynes.

Mereka sedang dalam perjalanan dengan tiga anggota keluarga lainnya ke Dublin di mana menjadi lokasi tempat diadakannya acara pembabtisan. Juru bicara kepolisian North Wales telah mengkonfirmasi bahwa kelima korban yang kesemuanya orang dewasa merupakan bagian dari keluarga yang berasal dari area Milton Keynes.

Tubuh mereka ditemukan di puing-puing  helikopter Twin Squirrel yang berwarna merah setelah melakukan pencarian besar-besaran melalui udara dan darat yang diluncurkan pada hari Rabu (29/3) siang waktu setempat, ketika helikopter tersebut dilaporkan menghilang setelah lepas landas dari alamat privat di area Luton.

Pasangan tersebut merupakan seorang direktur daru perusahaan Staske Construction, di mana telah terdaftar sebagai pemilik dari Twin Squirrel. Kevin Burke sendiri terkualifikasi sebagai seorang pilot, yang dipercaya berasal dari Manchester, dengan istrinya yang berasal dari Dublin.

Dilaporkan bahwa pasangan tersebut memiliki seorang putri berusia 19 tahun dan seorang putra yang berusia 14. Seorang juru bicara dari keluarga tersebut mengatakan kepada Milton Keynes Citizen: “Enam anak-anak telah kehilangan orang tua mereka dalam tragedi tersebut. Pada situasi ini, keluarga menginginkan waktu untuk menyendiri dalam masa berkabung setelah kehilangan anggota keluarga yang menyakitkan dan berkonsentrasi untuk merawat anak-anak mereka.”

Tim penyelamat gunung menemukan pung-puing hekikopter di gunung Rhinog, di mana tim tersebut menggambarkan bahwa upaya mereka dalam melakukan penyelamatan mengalami kesulitan karena medan yang sulit. Kondisi cuaca juga digambarkan juga memperburuk upaya penyelamatan dari tim karena tingkat jarak pandangan hanya mampu mencapai kurang dari 10 meter.

Upaya untuk mengangkat tubuh korban telah terbukti sulit dan sempat mengalami penundaan pada malam hari, ketika kondisi cuaca yang semakin buruk, dan proses identifikasi tubuh korban saay ini masih belum bisa dilakukan.

Juru bicara tim penyelamat mengatakan bahwa terpencilnya medan lokasi jatuhnya helikopter dan kondisi cuaca yang buruk membutuhkan upaya yang ektra untuk mengangkat jasad para korban, dia menambahkan bahwa upaya tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang diperkirakan.

LEAVE A REPLY