Internasional Terbaru – Penembakan Terhadap Pemimpin Oposisi Rusia Dikecam Obama

0
373

Diberitakan bahwa Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyatakan bahwa dirinya mengecam aksi pembunuhan terhadap pemimpin oposisi Rusia yaitu Boris Nemtsov. Korban merupakan seorang pengkritik paling pedas Presiden Rusia, Vladimir Putin. Selain itu, Obama juga menyebut bahwa penembakan terhadap Nemtsov tersebut amatlah brutal lagi keji. “Kami minta kepada pemerintah Rusia untuk segera lakukan penyelidikan yang bersifat segera, menyeluruh serta transparan terkait latar belakang aksi pembunuhan beliau serta memastikan pelaku yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan keji tersebut diseret menuju pengadilan,” tegas Obama pad astatemennya.

“Nemtsov adalah advokat yang tidak kenal lelah untuk negaranya, yang mana mengupayakan hak bagi sesama warga negara Rusia,” kata Obama sesuai yang dilansir oleh kantor berita AFP, pad ahari Sabtu (28/2/2015). “Saya sangat mengagumi dedikasi dari Nemtsov bagi perjuangan lawan korupsi pada negara Rusia serta menghargai segala kesediaannya dalam berbagi pandangannya bersama saya saat kami bertemu pada Moskow di tahun 2009 silam,” kata Obama sambil menyebut bahwa Nemtsov merupakan pembela hak-hak yang amat berdedikasi serta mengesankan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry juga mengaku terkejut sekaligus bersedih atas meninggalnya Nemtsov tersebut, seraya memberikan pujian atas kontribusinya untuk Rusia. “Boris Nemtsov sudah mengabsikan hidupnya bagi Rusia lebih demokratis, makmur, terbuka serta demi hubungan yang lebih kuat diantara Rusia bersama sejumlah mitra tetangganya, yang termasuk pula AS,” kata Kerry pada statemennya.

Pihak Kepolisian Rusia menjelaskan bahwa Nemtsov sudah ditembak mati sejumlah penyerang tidak dikenal ketika dirinya sedang berjalan bersama seorang wanita pada sebuah jembatan, tidak jauh dari ibukota Kremlin. Tewasnya sang akstivis tersebut terjadi jelang digelarnya aksi demo besar-besaran yang akan dilakukan oleh pihak oposisi, dimana rencananya segera dilaksanakan pada akhir pekan ini. Sampai dengan saat ini, masih belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang menewaskan tokoh oposisi asal Rusia tersebut. Pihak kepolisian masih terus mengupayakan penyelidikan serta mempelajari segala kemungkinan yang ada dalam aksi penembakan itu.

LEAVE A REPLY