Internasional – Istri Duta Yunani Ditahan Atas Kematian Suaminya

0
126

Pihak berwenang di Brasil percaya bahwa duta besar Yunani yang hilang pada tanggal 26 Desember telah tewas oleh istrinya yang seorang warga Brasil. Seorang petugas polisi dan satu orang pria lainnya telah dijadikan tersangka dalam kasus tersebut, salah satu petugas yang menjadi tersangka telah terlibat asmara dengan istri diplomat tersebut serta telah mengakui pembunuhan tersebut.

Pria yang satunya yang diyajini sebagai sepupu dari petugas polisi tersebut diyakini telah bertindak sebagai pengintai dan membantu memindahkan tubuh duta besar tersebut. Para penyidik mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Rio de Janeiro bahwa ketiganya telah ditahan di penjara dalam upaya penyelidikan yang terus berlangsung.

Seorang juru bicara kepolisian Rio di divisi pembunuhan, Adilson Palacio mengatakan bahwa polisi akan menahan para tersangka selama 30 hari atas perintah dari pengadilan dan akan merekomendasikan tuduhan terhadap ketiganya duntuk kasus pembunuhan. Dia juga mengatakan bahwa tubuh yang di temukan di dalam mobil yang telah terbakanr habis tersebut diindikasi sebagai Kyruajis Amiridi, pria berusia 59 tahun yang telah dilaporkan hilang pada tangga; 28 Desember kemarin oleh istrinya sendiri, Francois Oliveira.

Dia mengatakan kepada petugas polisi bahwa Amiridis telah meninggalkan kondominium tempat di mana pasangan tersebut tinggal di Nova Igacu, sebuah kota yang berjarak 25 mil dari Rio de Janeiro du malam sebelumnya, tanpa mengatakan ke mana dia akan pergi. Pasangan ini telah tinggal bersama selama 25 tahun, dan memiliki seorang putri yang masih berusia 10 tahun, menurut petugas lainnya yang turut bekerja dalam kasus tersebut, namun enggan untuk memberikan namanya secara publik.

Palacio mengatakan bahwa pihaknya menemukan noda darah yang diyakini miliki duta besar tersebut di sofa di dalam rumah istrinya.

“Keluarganya memiliki tempat tinggal di kota. Mereka berasal dari Nova Iguacu,” kata Palacio. Ia menambahkan bahwa penyelidikan kasus pembunuhan dari diplomat asing itu telah menjadi prioritas di kantor kepolisian tempat dirinya tinggal, ia juga mengatakan bahwa dia dan para penyidik telah tidak tidur selama dua hari. Pihak kepolisian juga mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa petugas yang telah ditahan bekerja di sebuah stasiun di pusat kota Rio di Fallet.

LEAVE A REPLY