Berita Kriminal – Sopir Angkot Banyuwangi Cabuli Penumpangnya

0
212

Seorang gadis asal Banyuwangi jadi korban pelampiasan nafsu bejat seorang sopir angkot Situbondo. Korban yang masih berusia 18 tahun itu dipaksa meladeni birahi sang pelaku, setelah menumpang angkotnya. Perbuatan tidak senonoh sopir angkot yang belum diketahui identitasnya tersebut dilakukan di lokasi sebuah rumah yang ada di Kec Asembagus. Pelaku membekap mulut korban lalu mengancam membunuhnya.

Untungnya, ketika pelaku mulai melucuti pakaian korban, gadis lulusan SMA tersebut berhasil menghempaskan sang pelaku dengan menendangnya. Walau berhasil kabur, perbuatan pelaku meninggalkan tanda merah pada leher dan luka di bagian bibir korban. Merasa tidak terima, sang korban kemudian melaporkan sang sopir ke Mapolres Situbondo. “Pagi tadi laporannya telah kami terima. Saat ini masih dalam penyelidikan. Korban juga sudah kita mintakan visum dokter,” terang Ipda H Nanang Priyambodo, Kasubbag Humas Polres Situbondo, Rabu (30/3/2016).

Berdasar sejumlah keterangan, aksi ini bermula ketika korban naik angkot yang disopiri si pelaku dari Terminal Situbondo, pada Selasa (29/3) sekira pukul 23.30 Wib. Korban ingin menjemput temannya yang ada di Kec Kapongan. Tetapi, dalam perjalanan, korban malah dibawa pelaku ke rumah di Kec Asembagus yang diduga milik pelaku. Sesampainya di rumah, ada 1 rekan pelaku. “Tetapi dia (pelaku) menyuruh temannya pergi untuk ambil sepeda motor,” kata korban ketika di Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KKTPA) Situbondo.

Ketika tinggal berdua, pelaku pun mulai melancarkan tindakan bejatnya. Ia membekap mulut korban dan mengancam membunuhnya bila menolak. Diancam seperti itu, korban pun sempat memilih menurut dan pelaku pun leluasa menciumi serta menggerayangi tubuh korban. Bahkan, kelakuan pelaku ini hingga meninggalkan bekas merah di leher serta luka pada bibir korban.

Untungnya, ketika sang pelaku akan melepas baju, korban menyadari kesempatannya kabur. Seketika korban pun menendang pelaku sampai jatuh. Dan pada saat itu pula korban kabur dari rumah itu dan mendapat tumpangan truk di piggir jalan raya. Selanjutnya korban melaporkan ke polisi. “Kasusnya sedang didalami. Kami akan memintai keterangan dari saksi-saksi, guna mengerjakan kasus pencabulan ini,” kata Ipda Nanang.

LEAVE A REPLY