Berita Internasional – Selandia Baru Ingin Ganti Bendera Nasional

0
494

Pihak pemerintah Selandia Baru, pada hari Rabu (29/10/2014), menyatakan rencananya menggelar referendum tahun 2016 guna mengganti bendera nasional mereka. PM John Key berniat menghilangkan bendera Inggris serta menggantinya menggunakan gambar daun pakis perak pada bendera yang baru kelak. “Bendera merupakan simbol terpenting dari identitas nasional serta saya meyakini bahwa ini merupakan saat yang baik bagi Selandia Baru guna merubah bendera nasional dalam rancangan baru yang lebih mencerminkan status negeri sebagai suatu negara yang merdeka serta modern,” kata Key.

Sebelumnya diketahui bahwa, Key sempat menyatakan bahwa ia membayangkan suatu bendera dengan dasar warna hitam serta gambar daun pakis perak yang ada di atasnya. Perlambang daun pakis perak tersebut sering diapakai oleh sejumlah tim olah raga dari  Selandia Baru, seperti timnas rugbi mereka, All Blacks. John Key juga mengulang janjinya dalam merubah bendera negeri tersebut usai ia menangkan masa jabatan yang ketiga kalinya pada pemilu bulan lalu. Tetapi, rencananya tersebut sempat mendapat tentangan sekelompok semisal para veteran perang.

Walau begitu, Key memperkirakan bahwa peluang guna perubahan bendera tersebut mencapai 50 persen. Tetapi beberapa jajak pendapat memperlihatkan bahwa sebagian besar dari warga Selandia Baru menyukai bendera yang ada saat ini. Jajak pendapat yang diadakan stasiun TV TVNZ bula Februari yang lalu dinyatakan 72 persen warga Selandia Baru menolak adanya perubahan bendera serta hanyalah 28 persen saja yang setuju atas perubahan bendera. Sementara dari harian New Zealand Herald Maret yang lalu dinyatakan 52,6 persen responden tak ingin perubahan bendera, dan 40,6 persen ingin adanya perubahan sementara sisanya tak memberikan jawaban.

Bendera milik Selandia Baru kini memakai 4 bintang perwakilan dari rasi Biduk Selatan berlatar belakang warna biru gelap. Pada pojok kiri ada Union Jack, bendera Inggris. Bendera tersebut dipakai pertama kali 1869 serta resmi diadopsi menjadi bendera nasional tahun 1902. Sejumlah penentang perubahan bendera menyatakan bahwa ratusan warga tewas demi membela bendera tersebut dan perubahan terhadapnya sama saja tak menghormati pengorbanan pahlawan nasional.

LEAVE A REPLY