Berita Hangat Politik – Demokrat Sebut Anies Baswedan Mampu Kalahkan Jokowi

0
661

Ramadhan Pohan, wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat memberikan penilaian Anies Baswedan mampu mengalahkan popularitas serta elektabilitas dari Joko Widodo. “Apakah Anies (Baswedan) sanggup kalahkan Jokowi? Ya, mungkin banget. Sebab Anies lebih sigap, juga lebih konseptual, lebih populis juga lebih jujur kalau dibanding Jokowi,” ujar Ramadhan Pohan di Jakarta, Selasa.

Ramadhan turut menguraikan Anies juga memiliki garis keturunan dari pahlawan kemerdekaan serta seorang mantan pemimpin mahasiswa semasa kuliah. Lebih jauh Anies, menurut dia, adalah mantan aktivis akan lebih meresapi serta mampu memberi solusi atas permasalahan rakyat. “Kita tak boleh berpatok karena sebatas muda apalagi dalam memimpin 250 juta rakyat Indonesia. Memimpin Indonesia tak boleh minim pengetahun atau minus dalam pengalaman multi bidang,” terangnya.

Ramadhan juga menilai bahwa memimpin Indonesia tak bisa dengan model “cengengesan”, atau asal aneh dan nyentrik yang mau naik gerobak barang bekas, menyetir truk sampah, ataupun jongkok di bantaran rel kereta api. Berdasarkan dari hasil riset oleh Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP UI), ada 12 dari 21 nama yang menjadi penantang terkuat Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini tengah diunggulkan beberapa lembaga survei untuk memenangi Pilpres 2014.

LPP UI turut menjelaskan ada 61 pakar yang menominasikan 21 tokoh potensial menjadi penantang Jokowi kemudian disaring jadi 12 nama saja. Kriteria lainnya adalah nama yang dianggap miliki integritas baik atau tak pernah terlibat kasus, korupsi, kolusi, dan nepotisme serta kriteria yang sanggup menginspirasi banyak orang, berprestasi dan mempunyai rekam jejak mengesankan.

Kedua belas nama tersebut, adalah Tri Rismaharini (7,38 poin), Basuki (7,28 poin), Anies Baswedan (7,04 poin), Chairul Tanjung (6,43 poin), Abraham (6,42 poin), Ignatius Jonan (6,40 poin), Emirsyah (6,32 poin), Chatib Basri (6,30 poin), Eko Prasodjo (6,10 poin), Tri Mumpuni (6,03 poin), Nurdin Abdullah (5,79 poin), dan Ahmad Heryawan (5,32 poin). Riset itu adalah penilaian 61 pakar atas 12 nama menguji pada sisi kepemimpinan, visionernya, intelektualitas, komunikasi politik, keterampilan politik, stabilitas emosi, penampilan, kemampuan manajerial dan integritas moral

LEAVE A REPLY