Berita Hangat Internasional – 65 Milisi Taliban Bebas dari Afghanistan, AS Marah

0
4634

Sedikitnya sejumlah puluhan dari para milisi Taliban sudah dibebaskan dari tahanan Bagram yang ada di Afghanistan. Dan hal tersebut benar memicu rasa kemarahan dari pemerintah Amerika Serikat. Di sisi lain, Presiden dari Afghanistan, Hamid Karzai kemudian menyebut bahwa Washington telah “melecehkan” otoritas dari kehakiman yang berlaku di negara tersebut.

Diketahui bahwa keputusan terkait pembebasan para tahanan ini semakin menambah level ketegangan hubungan diantara Washington dengan Kabul, sementara itu pasukan dari pihak asing yang tengah dipimpin oleh AS sedang bersiap guna ditarik mundur usai 13 tahun lamanya memerangi keberadaan militan dari negeri tersebut.

Menurut pendapat para pejabat AS, mereka yang telah dibebaskan dari dinding penjara Bagram merupakan yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan para pasukan NATO dan Afghan serta dari warga sipil. Akan tetapi Karzai justru lebih membela putusan dari pembebasan tersebut.

“Afghanistan merupakan negara yang berdaulat. Apabila otoritas kehakiman di Afghan memutuskan membebaskan sejumlah tahanan, hal itu bukanlah urusan dari Amerika Serikat serta tak seharusnya pula menjadi urusan dari Amerika Serikat,” ditegaskan oleh Karzai saat konferensi pers dari Ankara ketika melawat Turki sesuai yang dilansir dari kantor berita AFP, hari Jumat (14/2/2014).

Para pejabat Afghan pun turut menyatakan bahwa sejumlah 65 orang tahanan yang dibebaskan tersebut sudah diperiksa sebelum akhirnya mereka dibebaskan. “Kasus-kasus yang melibatkan nama mereka sudah ditelaah serta kami tidak mempunyai alasan-alasan kuat untuk tetap menahan mereka untuk tinggal di penjara,” kata Abdul Shukor Dadras, salah seorang anggota dari badan peninjau pemerintahan Afghan.

Pihak kedutaan AS yang ada di Kabul pun mengkritik tindakan pembebasan itu sebagai sebuah langkah yang disesalkan, dapat memicu aksi kekerasan lebih lanjut di Afghanistan. “Pemerintah Afghan memiliki tanggung jawab terhadap keputusannya,” disampaikan oleh Kedutaan AS pada pernyataannya. “Kami mengimbau kepada pemerintah Afghan guna melakukan segala upaya untuk memastikan mereka yang telah dibebaskan tidak akan melakukan aksi teror serta kekerasan baru,” demikianlah pernyataan dari Kedutaan AS.

LEAVE A REPLY