Kabar Hangat Internasional – Badai Salju Landa Amerika

0
521

Setelah meninggalkan kehancuran yang cukup parah dari wilayah Selatan, kini badai musim dingin skala besar melanda wilayah permukiman padat penduduk di Timur Laut Amerika Serikat. Wilayah Selatan sendiri dikenal wilayah beriklim sedang tetapi akibat dari badai salju ini hingga lebih dari lima ratus ribu properti serta usaha kehilangan listrik, serta 3.300 lebih jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan.

Badai raksasa tersebut telah mempengaruhi rutinitas warga pada 22 negara bagian diantara Texas hingga Maine serta telah menewaskan setidaknya 10 korban. Wilayah terpadat AS seperti Washington DC juga Boston diprediksi akan diselimuti oleh 20cm timbunan salju.

Pihak Kantor Layanan Cuaca Nasional di AS menyatakan badai tersebut melampaui rekor, dan telah menyebabkan warga Amerika yang ada di Selatan menyaksikan beragam kerusakan oleh tumbangnya pepohonan, tiang-tiang listrik yang tertutup es 2,5cm, jalanan yang menjadi kuburan mobil, serta berbagai macam kecelakaan di jalan, sampai laporan warga menggigil kedinginan dalam rumah yang tanpa listrik.

Peramal cuaca juga memperkirakan bahwa badai ini menjadi salah satu dari yang terkuat yang pernah mengguncang Atlanta, kota yang terbesar, di wilayah Selatan semenjak tahun 1973 silam. Pihak Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) mengirimkan kebutuhan pokok, seperti generator, air, bahan pangan, selimut serta ranjang tidur menuju lokasi bencana Atlanta.

Soo Keith, dari Raleigh, Atlanta menuturkan pada kantor Associated Press tentang perjuangannya mengemudi di jalanan yang tertimbun dalam salju serta es yang gagal. Dalam waktu beberapa jam dia hanya sanggup menempuh jarak sejauh dua mil dan sisanya ia memilih untuk berjalan kaki ke rumahnya. Keith menceritakan perlu 4 jam hingga tiba di rumah dengan keadaan beku. “Wajah saya membeku, kacamata membeku, rambut pun juga beku seluruhnya,” ujarnya. “Saya tahu bagaimana cara menyetir di atas salju. Tetapi badai ini datang dengan tiba-tiba dan semua meninggalkan tempat kerja mereka pada saat bersamaan.”

Warga dri korban badai dimohon bersabar dalam menanti aliran listrik menyala kembali sebab petugas setempat sedang berjuang untuk mengembalikan daya dari timbunan salju serta es di sejumlah titik.

LEAVE A REPLY