Berita Hangat Internasional – 15 Tewas, Akibat Penembakan dan Bom di Xinjiang China

0
711

Tercatat bahwa sedikitnya ada 15 orang telah tewas akibat aksi penembakan yang telah terjadi pada kawasan Xinjiang, di China. Dari jumlah koban teas tersebut, dari 8 korban yang tewas adalah anggota dari kelompok teroris yang berhasil ditembak mati oleh petugas kepolisian setempat, sementara 3 orang korban tewas lainnya sempat meledakkan diri. Ledakan dari bom bunuh diri itu kemudian menewaskan sejumlah 4 orang lain yang terdiri dari 2 orang anggota kepolisian serta 2 orang pejalan kaki yang kebetulan sedang ada di sekitar lokasi ketika kejadian tersebut berlangsung. Insiden tersebut diketahui terjadi pada wilayah prefektur Aksu pada hari Jumat (14/2/2014) kemarin.

“Ada delapan orang dari kelompok teroris terpaksa tewas ditembak oleh petugas polisi serta tiga orang teroris yang lain tewas setelah sempat meledakkan diri ketika terjadi aksi penyerangan oleh teroris di hari Jumat (14/2),” demikianlah pernyataan dari pihak kepolisian setempat sesuai yang dikutip dari kantor berita Xinhua serta dilansir oleh AFP, hari Sabtu (15/2/2014). Sejumlah pelaku penembakan itu diketahui menumpang sepeda motor serta mobil dengan memuat tabung LNG. Mereka kemudian dicegat oleh petugas polisi yang saat itu sedang bertugas di dekat kawasan taman Wushi.

Sebuah media setempat melaporkan sedikitnya ada 11 orang pelaku serangan diberitakan telah tewas, sementara seorang lagi dari pelaku berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Akibat dari ledakan bom bunuh diri oleh para pelaku aksi teror ini telah merusak sejumlah mobil serta sebuah jeep yang saat itu berada di dekat area kejadian.

Sedangkan bila mengutip sumber yang berasal pihak kepolisian, kantor Xinhua melansir bahwa serangan itu telah terencana dahulu sebelumnya. “Serangan oleh para teroris ini terencana serat sangat matang,” kata sumber itu. Kawasan Xinjiang yang kebanyakan dihuni oleh etnis muslim Uighur ini sedianya adalah kawasan yang cukup rawan terjadi aksi kekerasan. Kejadian terparah yang terjadi adalah pada bulan Juni 2013 silam dari wilayah Turpan yang turut menewaskan sejumlah 35 orang.

LEAVE A REPLY