Kabar Nasional – Narkotika Mengancam Kota Parepare

0
155

Narkotika lagi-lagi menjadi musuh terbesar di dunia yang selalu siap untuk menghancurkan generasi muda di seluruh dunia. Barang haram ini tak hanya mengancam kalangan dewasa, remaja, tapi anak-anak juga menjadi sasaran mereka.

Kali ini di daerah Parepare polisi menemukan jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 1 kilogram. Pada Jum’at 29 Juni 2016 setelah menemukan barang haram tersebut para polisi segera mengambil tindakan untuk memusnahkannya. Bertempat di halaman Kantor Markas Polisi sektor (Mapolsek) kawasan pelabuhan (KPN) Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare Sulawesi Selatan. Pemusnahan tersebut disaksikan oleh kepala kepolisian Resort (Kapolres) Kota Parepare, seluruh anggota unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida), bea cukai, KSOP, anggota dari Brimop, dan tidak ketinggalan ketiga tersangka. Dan masih ada satu tersangka yang saat ini masi buron. Barang haram tersebut di musnahkan dengan cara dilarutkan dalam air yang sudah disiapkan diember, setelah itu di masukan dalam tanah dan selanjutnya di timbun.

Pada tahun ini sudah tiga kali dilakukan operasi Bersihkan Sindikat Narkoba (Bersinar), dari operasi kali ini merupakan yang kedua kalinya melakukan pemusnahan, yang pertama pada bulan Maret. Dari keseluruhan total barang yang ditemukan terbesar 11 kg narkotika yang sejenis sabu. Pada awal April para polisi menangkap tiga tersangka yang terbukti membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kg.

Didaerah Kota Parepare kasus seperti ini semakin meningkat. Pada Desember 2015 mendapati 47 laporan, Januari sampai dengan April 2016 sudah 22 laporan yang diterima polisi. Dari keadaan yang seperti itu polisi berharap masyarakat juga membantu dalam memerangi barang yang dapat menghancurkan generasi muda kususnya di Kota Parepare. Bapak Wali Kota Parepare yaitu Bapak HM Taufan Pawe juga bangga terhadap kepolisian, yang dapat menjalankan tugasnya untuk memberantas narkoba. Ini adalah salah satu tanda keseriusan pemerintah dalam memberantas barang haram tersebut dari Kota Parepare. Tetapi tugas polisi tidak hanya sampai sini saja, masih banyak pengedar yang harus dicari dan diberantas. Jangan sampai kita warna Negara Indonesia memberikan cela untuk pengedar berleluasa diluar sana.

LEAVE A REPLY