Kabar Hangat Internasional – Temuan Bom Sisa PD II, 2000 Dievakuasi

0
1497

Tercatat sedikitnya hingga lebih dari 2 ribuan warga terpaksa dievakuasi dari kawasan pusat di kota Hong Kong sebab adanya penemuan bom yang diduga meupakan sisa dari Perang Dunia II silam. Sejumlah jalanan pun juga harus ditutup untuk sementara disebabkan oleh temuan bom yang sedianya memeiliki berat hampir 1 ton tersebut pada lokasi sebuah proyek pembangunan lokal. Pihak kepolisian setempat, sesuai yang dilansir dar kantor berita AFP, hari Jumat (7/2/2014), menyatakan bahwa bom yang bernama ANM66 ini adalah milik AL Amerika Serikat di saat Perang Dunia II, diketemukan oleh para pekerja bangunan distrik Happy Valley, di Hong Kong. “Ini adalah bom terbesar yang tercatat pernah ditemukan dari Hong Kong,” kata salah seorang juru bicara dari kepolisian setempat.

Penemuan bom tersebut sempat menimbulkan kepanikan dari warga setempat. Untuk upaya antisipasi jatuhnya korban, total sejumlah 2.260 dari warga setempat harus dievakuasi saat proses penjinakan dari bom tersebut dilakukan. “Warga yang tinggal di dekat kawasan itu, termasuk diantaranya para tamu dari hotel serta kuil, berhasil dievakuasi. Jalanan pun juga harus ditutup untuk sementara,” dijelaskan juru bicara pihak kepolisian setempat.

Sejumlah ahli penjinak bom pun segera dikerahkan menuju lokasi guna menjinakkan bom bekas peninggalan perang ini. Setidaknya diperlukan waktu sampai 15 jam guna menjinakkannya dan kemudian memindahkan bom itu dari tempat yang kebetulan cukup dekat dari lokasi sebuah kuil yang bernama Sikh, hotel serta kompleks apartemen dari warga setempat.

“Dibutuhkan jumlah waktu yang lebih lama sebab terdapat kendala teknis saat mengebor lubang pada bom tersebut juga disebabkan banyaknya dari jumlah bahan peledak yang ada di dalamnya,” terang Yuen Hon-wing, ahli penjinak bom senior kepada wartawan lokal.

Yuen juga menambahkan bahwa bom tersebut masih dalam keadaan aktif dan apabila meledak, tentunya ia akan meruntuhkan banyak gedung yang berdiri di sekitarnya. “Dikarenakan peledak di dalam sangatlah sensitif, maka kami pun harus memotong kerangkanya di area yang memiliki suhu rendah, sehingga prosesnya akan lebih lama dari apa yang telah diperkirakan,” katanya. Bom tersebut dilaporkan seberat lebih hingga 900 kilogram dengan panjang yang mencapai 1,7 meter lebih.

Sedangkan diameter dari bom ini tercatat 600 cm. Disiarkan oleh tayangan TV setempat dikaetahui bom telah berhasil dijinakkan dari adanya dua buah lubang pada dua sisinya.

LEAVE A REPLY