Kabar Baru Internasional – Pencarian MH370 Mulai Kerahkan Satelit

0
1159

Upaya pencarian dari pesawat Boeing B-777-200 Malaysia Air yang dilaporkan hilang dalam rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing telah memasuki hari yang keempat. Namun tim pencari yang berasal dari sejumlah negara yang telah melibatkan hingga sembilan pesawat serta 24 kapal masih belum juga mendapat titik terang. Dikarenakan kemampuan dari gerak pesawat serta kapal yang terbatas, juga daya pandang dari manusia yang juga terbatas, usaha pencarian pun kini mulai mengerahkan satelit penginderaan jauh.

Diketahui bahwa DigitalGlobe yang bermarkas di Colorado, Amerika Serikat, perusahaan milik swasta yang telah ikut serta mengerahkan sejumlah dua dari kelima asetnya guna membidik kawasan yang tengah dicurigai. Mulai dari hari Senin (10/3/2014), pada ketinggian 400 mil, satelit-satelit yang dilengkapi dengan sensor optik telah diarahkan untuk memotret Laut China Selatan, juga termasuk di Teluk Thailand, yang seluas hingga 3.200 kilometer persegi. Guna mengilustrasikan kemampuan dari satelitnya, mereka menjelaskan bahwa kamera dengan resolusi tinggi di satelit ini mampu mengidentifikasi benda seukuran piring pada tengah lapangan bola.

 Selain dari DigitalGlobe, pihak Kementerian Pertahanan China juga mengerahkan sejumlah 10 satelitnya. Selain dari kategori satelit pencitraan Bumi resolusi tinggi, mereka pun juga mengirimkan satelit navigasi serta komunikasi guna mendukung koordinasi antara tim pencari. China juga sangat berkepentingan  sebab 153 diantara 227 penumpang dari MH370 merupaka warga negaranya. Selain dari warga China, pesawat bersistem kemudi fly-by-wire tersebut juga membawa penumpang yang berasal dari 13 negara lain juga 12 orang awak.

Angkasa juga mencatat bahwa selain melibatkan satelit optik, pencarian juga sebaiknya didukung satelit bersensor radar ataupun yang sering dikenal synthetic aperture radar (SAR). Bila kamera sensor menggunakan optik cenderung memotret segala obyek di permukaan Bumi serta gelombang  visual, satelit SAR sanggup merekam kontur dari permukaan Bumi, juga termasuk dari dasar laut, menggunakan gelombang radar. Maka dari itu, satelit SAR diharap mampu “melihat” potongan bahkan reruntukan dari pesawat yang ukurannya cukup besar jika itu jejak yang sangat berharga tersebut memanglah benar tenggelam di dasar laut.

LEAVE A REPLY