Berita Nasional Politik – NasDem: Dana Pengamanan Lebih Penting dari Dana Saksi

0
715

Pihak pemerintah sedianya diminta agar segera untuk merealisasikan penggelontoran dana untuk pengamanan Pemilu tahun 2014 ini. Pos anggaran ini dinilai bersifat lebih penting dibanding dana saksi parpol yang mencapai Rp 700 miliar tersebut, yang mana dana saksi ini sendiri sampai saat ini juga masih saja meninggalkan polemik. “Wajib segera direalisasikan sebab pengamanan ini tidak hanya pada hari H nya saja. Pengamanan harus sudah mulai dilaksanakan terhitung dari masa kampanye yang mana hanya tinggal menghitung hari saja ,” kata Ketua Bappilu dari Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan, saat siaran persnya, hari Senin (3/2/2014).

Sampai dengan saat ini, menurut pendapat Ferry, pemerintah masih mencairkan anggaran untuk pengamanan Pemilu sejumlah Rp 1 triliun saja, yang asalnya dari anggaran BA 999, anggaran yang kemudian dimasukkan dalam DIPA Polri Anggaran 060 Polri. Dana ini dinilai masih minus sebab Polri memerlukan setidaknya Rp 1,6 triliun. Jenderal Sutarman, Kapolri mengaku pihaknya sudah siap untuk memangkas anggaran dari Polri guna menutup adanya kekurangan dari dana pengamanan. Jika memang tak lekas cair dari kekurangan dana yang sebesar Rp 600 miliar ini, pihaknya berencanan memangkas program yang dirasa tak begitu mendesak kepentingannya.

Pada awalnya, pihak Polri mengajukan dana anggaran sebesar Rp. 3,59 triliun dalam upaya pengamanan semua tahapan dari Pemilu, akan tetapi pemerintah masih menyetujui anggaran dana pengaman dari pemilu legislatif yang tercatat sebesar Rp. 1,6 triliun, dan masih dicairkan Rp 1 triliun saja. Ferry pun menegaskan bahwa jangan sampai dana anggaran yang memang telah jelas alokasinya itu justru dialihkan guna meloloskan dana saksi. Menurut hemat Ferry, pihak pemerintah tidak punya kewajiban guna membiayai para saksi dari parpol pada Pemilu 2014.

“Yang dikhawatirkan adalah dana pengamanan tersebut dialihkan guna dana saksi. Hal tersebut mungkin saja terjadi. Dan jangan sampai anggaran yang telah jelas peruntukannya menjadi tersendat hanya untuk meloloskan dari dana saksi parpol ini. Mudah-mudahan tak terjadi alih  pos,” ujarnya.

LEAVE A REPLY