Berita Nasional -Air Laut Surut Dan Isu Tsunami, Warga Datangi Pantai Karangantu

0
837

Surutnya air laut yang ada di Pantai Karangantu Banten telah menjadi tontonan para warga yang berkeinginan untuk melihat secara langsung kondisi pantai. Apalagi sempat tersiar kabar akan adanya bencana tsunami.

“Saya sangat penasaran dan pengen melihat langsung, katanya surut hingga lebih dari 1 km. Saya taunya dari berita – berita yang telah beredar saja.”ujar Agus salah satu pengunjung Pantai Karangau yang berasal dari Cipare, Kota Serang, Hari Sabtu, 8 Februari 2014 seperti yang telah dilansir Antara.

Dirinya berkata, sebelum banyak beredar dari beberapa pemberitaan media yang memberitahukan bahwa Pantai Karangantu arinya telah surut dan berbeda dengan biasanya. Bahkan dirinya juga mendengar adanya kabar yang menyebutkan akan terjadi gelombang tsunami karena sudah beberapa hari air di pantai tersebut surut.

Akan tetapi, setelah melihat secara langsung kondisi dari Pantai Karangantu, dirinya sudah tidak penasaran dan melihat kondisi tersebut normal dan biasa saja. Hanya saja memang surunya air di pantai tersebut lebih luas akibat penumpukan lumpur yang jauh lebih banyak.

“Kejadian ini sudah biasa, hal ini terjadi mungkin karena adanya lumpur yang lebih banyak. Jadi terlihat seperti lebih jauh dari biasanya.”ungkap Agus.

Ratusan para warga terlihat berjejer di sepanjang tembok pemecah ombak yang terdapat di Pantai Karangantu. Para warga yang telah datang ingin melihat secara langsung kondisi pantai tersebut yang telah dikabarkan telah surut sejauh 1 km dan banyak ikan mati serta ditambah adanya kabar tsunami.

Salah satu penduduk Karangantu, Muhtar mengatakan sejak ada kabar surutnya pantai Karangantu diberbagai media, banyak para warga yang pengen melihat langsung kondisi dari pantai saat ini.

Padahal dia berkata jika pemandangan seperti ini sudah kerap dilihat oleh para warga.”Bagi para warga asli sin tentu sudah tidak aneh dan ini biasa. Tidak ada yang harus dilebih – lebihkan. Kenapa warga dari luar jadi ribut.”ujar Muhtar.

“Air laut kan pasang surut di setiap harinya. Kecuali jika surut dan kemudian dilanjutkan gempa, nah itu kami juga akan merasa khawatir.”

Tim BMKG juga telah memantau kondisi pantai tersebut secara langsung dan telah memastikan hal ini adalah sebuah fenomena yang normal.

LEAVE A REPLY