Berita Bola Hangat – Robben : Dia Memang Selalu Mengeluh

0
669

Tudingan raja diving dialamatkan oleh pelatih The Gunners Arsenal, Arsene Wenger membuat Arjen Robben merasa geram. Winger Bayern Munchen dari Belanda tersebut menepis anggapan miring tersebut dan membalasnya dengan memberikan kritik kepada pria Prancis tersebut.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, Arsene Wenger sangat tidak senang dengan Arjen Robben usai duel perebutan bola dengan pemain bertahan Arsenal, Laurent Koscielny yang berbuah dengan hadiah tendangan pinalti untuk tuan rumah Bayern Munchen dalam pertandingan leg kedua dibabak 16 besar yang berakhir dengan skor imbang 1 – 1.

Arsene Wenger menuding pemain sayap Bayern Munchen tersebut sebagai seorang pemain yang sengan melakukan aksi diving. Wenger menambahkan jika Arjen Robben adalah aktor diving yang sangat luar biasa. Munyusul aksi Arjen Robben pada leg pertama, yang juga berujung pada hadiah tendangan pinalti untuk timnya ditambah kartu merah untuk penjaga gawang Arsenal, Wojicech Szczesny.

Dikatakan sebagai seorang pemain yang gemar diving, Arjen Robben tidak bisa menerima hal itu. Pemain timnas Belanda tersebut turut memberikan kritik terhadap kelakuan Arsene Wenger yang selalu saja mengeluh.

“Aku selalu bilang jika diri Anda adalah seorang manajer besar dan berpengalaman, maka Anda harus belajar menerima kekalahan yang tim Anda dapatkan.”ujar Arjen Robben seperti yang dilansir oleh Guardian.

“Jika Anda meraih kemenangan, maka sudah sewajarnya Anda bergembira, namun jika Anda mengalami kekalahan, jangan terlalu banyak mengeluh dan mengeluh kepada hal – hal yang sangat konyol.”

“Kedua kejadian tersebut tentu layak mendapatkan hadiah pinalti untuk kami. Karena jelas kejadiannya terjadi didalam kotak pinalti dan terjadi kontak. Dari seorang pelatih besar dan berpengalaman, Anda mengharapkan sesuatu yang sedikit lebih dari 2 kejadian ini.”ujar Arjen Robben.

Hasil 1 – 1 di Allianz Arena mengantarkan Bayern Munchen lolos ke babak perempatfinal UEFA Champions League musim ini setelah unggul aggregat 3 – 1. Sementara Arsenal harus kembali disingkirkan Bayern Munchen.

Dengan hilangnya kesempatan meraih gelar juara Liga Champions, praktis Arsenal hanya menyisakan FA Cup dan Liga Premier Inggris untuk mencoba mendapatkan 1 gelar dimusim 2013/2014 ini.

LEAVE A REPLY