Berita Baru Internasional – Rusia Belanja 16 MiG-29 SMT

0
622

Diberitakan dari pihak Kementerian Pertahanan Rusia, pada hari Selasa (15/4/2014), mengemukakan bahwa sudah menandatangani sebuah kontrak yang bernilai 470 juta dollar AS yang diadakan dengan pihak produsen MiG, terkait dengan pembelian sejumlah 16 unit pesawat tempur berkode MiG-29 SMT dengan nilai 470 juta dollar AS tersebut.

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa MiG juga telah memberikan konfirmasinya sehubungan dengan kesepakatan itu pada sebuah wawancara dengan pihak RIA Novosti namun tidak menyebutkan berapa nilai dari kontrak tersebut. “Nilai dari kontrak tersebut termasuk pula ground support serta alat uji yang bernilai hingga lebih hingga 17 miliar rubel,” lanjut pernyataan dari pihak kementerian itu.

Juga menurut kementerian tersebut, kontrak dari pembelian 16 unit MiG-29 SMT itu menjadi sebuah langkah strategis guna menjaga kesiapan dari pihak armada tempur ringan milik Rusia. Pada tahun yang lalu, pihak Angkatan Udara di Rusia mempunyai sejumlah 28 unit pesawat tempur dengan versi upgrade yang hanya berkursi tunggal dari unit MiG 29 SM ini, dilengkapi dengan kemampuan dari persenjataan yang tergolong cerdas jenis dari udara ke tanah.

Unit MiG-29 SMT sudah mulai dikembangkan saat paruh pertama tahun 2000-an, menggunakan fitur add-on pada bagian tangki bahan bakar cadangan yang ada di bagian badan pesawat guna menambahkan jangkauan dari daya jelajah, juga dengan penambahan cat khusus yang dapat menyerap unsur pelacakan radar, selain itu juga dapat dilengkapi juga menggunakan instalasi rudal supersonik serta rudal jenis anti-kapal. Pesawat tersebut juga dirancang sanggup melakukan sebuah serangan buta dari malam yang gelap atau pada saat melakukan misi pengintaian.

Lebih jauh, pihak kementerian pertahanan Rusia juga berencana untuk meneken kontrak dalam pengiriman dari unit generasi 4++ MiG35S usai tahun 2016 mendatang, bermodalkan 100 unit pesawat yang akan dibangun dalam tempo dekat ini, menurut keterangan dari juru bicara kementerian tersebut pada hari Selasa. Menurut pihak kementerian, seluruh pembelian serta rencana ini bertujuan untuk mengoptimalkan rasio dari pesawat tempur yang ringan serta berat yang dimiliki oleh Angkatan Udara Rusia.

LEAVE A REPLY