Berita Unik Aneh – Minum Bekas Air Cuci Kaki Megawati Jadi Obrolan Ramai Dunia Maya

0
1455

Dunia maya kini sedang dihebohkan oleh sebuah fenomena yang terbilang cukup unik. Betapa tidak, meminum air bekas cucian dari kaki Megawati Soekarnoputri, yang merupakan Ketua Umum dari partai berlambang banteng, PDI perjuangan. Rata-rata dari kita mungkin tak habis pikir, mengapa di zaman yang sudah maju seperti ini masih ada saja orang yang mempercayai tentang khasiat ataupun berkah sesudah meminum air sisa mencuci kaki dari seseorang yang juga dianggap sebagai seorang sosok yang ditokohkan?

Di dalam sebuah foto yang beredar nampak seorang kader dari partai banteng yang bernama Cecep Ondon Iskandar (68), sedang meminum air yang adalah bekas membasuh kaki dari Megawati. Pria yang berkelahiran di Tomo, Kabupaten Sumedang tersebut, sebagaimana yang dikutip oleh sebuah situs pemberitaan, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tak jijik untuk melakukan hal seperti itu. Cecep pun malah pernah bertekad bahwa sebelum ia meninggal kelak, dirinya berkeinginan untuk membasuh kaki Megawati, kemudian air bekas dari basuhan kaki tersebut diminum lalu dibasuhkan pada wajahnya. Dan kini, impian tersebut kesampaian dan diakui pula bahwa Cecep merasa sangat lega.

Tapi ternyata aksi dari Cecep mengundang kehebohan obrolan dalam dunia maya. Dari kaskus, aksinya tersebut menjadi sebuah trending topic dalam obrolan oleh banyak orang. Dari Twitter pun tidak kalah hebohnya. “Hueeekkkk,’ ditulis oleh pemilik akun Twiter @Imaseva, menunjukkan rasa jijiknya. “Masih ada orang kaya ini ya.. tak naik pikir saya…hahahahahaha,” dituliskan akun @rezaphotograph.”Mendadak jadi gak selera makan,” dari akun bernama @farmillah.

Pantauan dari wartawan, obrolan yang sangat seru tentang itu juga beredar pada Facebook. Sejumlah tautan gambar serta berita tentang fenomena meminum air bekas cuci dari kaki Megawati pun menjadi obrolan dalam situs pertemanan tersebut. “Wah loyalitas mutlak, kok ada yang salah,” ditulis seorang facebooker yang bernama Muhamad Hidayat. Ada pula banyak komentar kasar serta bernada menghujat yang tak pantas untuk dipaparkan dalam detil pada tulisan ini.

LEAVE A REPLY