April 21, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Upah Tidak Jelas, Tukang Pikul Jenazah di TPU Cikadut Bandung Mulai Mogok Lagi

2 min read

Upah Tidak Jelas, Tukang Pikul Jenazah di TPU Cikadut Bandung Mulai Mogok Lagi – Tim pengangkut jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut yang ditetapkan sebagai Pekerja Lepas (PHL) oleh Pemerintah Kota Bandung kembali melakukan aksi mogok karena masalah upah.

Pemogokan oleh seluruh PHL membawa jenazah di TPU Cikadut, hari ini, Rabu (21/4/2021).

“Informasi relawan pemakaman jenazah COVID-19 di Cikadut yang ditetapkan sebagai PHL nasibnya tidak jelas, gaji mereka tidak turun dan tidak sesuai dengan komitmen menerima gaji setiap tanggal 25,” Fajar Ifana, Koordinator Covid-19 Carry-On Body Volunteers, melalui pesan singkat.

Fajar membenarkan pernyataan Bupati Distaru Kota Bandung bahwa anggaran termasuk untuk PHL untuk jenazah adalah Rp. 4 milyar, tapi kenyataannya upahnya macet.

Berdasarkan dari pernyataan Kepala Distaru dalam anggaran media untuk pemakaman PHL COVID-19 di Cikadut ialah Rp 4 M,”ujarnya.

Ia pun menyayangkan tidak mendapatkan fasilitas protokol COVID-19 yang disediakan Distaru Kota Bandung.

“Tidak hanya gaji, fasilitas kita kurang diperhatikan. Kalau malam tiba atau hujan pada malam hari sangat rawan kecelakaan saat menggendongnya,” ucapnya.

“Tolong bantu kami memperjuangkan hak kami. Maaf besok (hari ini) kami berangkat kerja,” tambahnya.

Fajar mengatakan, sejak diangkat menjadi PHL, pihaknya baru menerima gaji akhir Maret lalu.

“Suatu saat juga di akhir bulan lalu dia harus membayar bersama dulu, kemudian gaji diturunkan dan kemudian anggaran yang disiapkan untuk 4 m ada di mana saja,” ujarnya.

Fajar tidak mengetahui alasan sebenarnya mengapa masalah ini muncul. Menurutnya, Diataru dan Diakar PB, selaku pemegang anggaran penanganan COVID-19, saling tuduh.

“Ya, belum jelas Distaru dan Diskar saling tuduh,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan anggaran sekitar Rp. 4 miliar untuk penanganan jenazah COVID-19. Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, dana yang dialokasikan Pemerintah Kota Bandung termasuk honor bagi para pembawa jenazah yang saat ini direkrut sebagai PHL di Pemakaman Cikadut.

Ema mengatakan, alokasi dana tersebut didapat sesudah berdiskusi dengan Kepala BPKA dan Kepala Distaru Kota Bandung. Dia mengatakan, anggaran yang telah disiapkan tersebut nantinya akan beroperasi selama 11 bulan ke depan.

Ema mengatakan, selama pandemi COVID-19, pengangkutan jenazah diakomodasi. Kebijakan ini dilakukan agar tidak ada lagi permasalahan terkait penanganan tubuh COVID-19 ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *