Unik Aneh – Pro-Kontra Film Mahal Asal Iran Tentang Nabi Muhammad

0
690

Iran belum lama ini membuat film kisah hidup Nabi Muhammad dengan ongkos produksi US$40 juta yang setara Rp560 miliar lebih. Seperti dilaporkan Reuters, film tersebut disutradarai nomine Oscar, Majid Majidi. Tidak main-main, film yang berjudul Mohammad, Messenger of God itu juga disponsori oleh negara.

Film tersebut dirilis di Iran, pada Kamis (27/8) yang lalu. Diramalkan film tersebut dapat memecahkan rekor box office lokal. Tapi yang jadi masalah, ada kalangan yang minta agar film tersebut tidak tayang di wilayah Iran. Juga dari Reuters diketahui bahwa Universitas Al-Azhar, Mesir merasa tidak puas serta menuntut agar film itu dilarang. Al-Azhar sendiri adalah kampus Sunni paling bergengsi di Iran.

“Masalahnya jelas. Syariah melarang mewujudkan sosok Nabi,” tegas dekan Fakultas Teologi Islam Al-Azhar, Profesor Abdel Fattah Alawari. Hal ini hubungannya dengan keseharian aktor pemeran Muhammad. Dalam kehidupan nyata sang aktor ini mungkin saja seorang pemabuk ataupun hidung belang. “Dan hal semacam ini tak dapat diterima,” terangnya.

Sami Yusuf, seorang musisi Islam kenamaan yang mengisi soudtrack film itu, berpendapat bahwa pelarangan terhadap film ini sudah dipolitisasi. “Kebanyakan dari reaksi tersebut terlalu politis,” tegasnya kepada Reuters. “Saya yakin mereka yang ada di Al-Azhar dan yang lain pengkritik film ini masih belum menonton. Mereka melawannya lantaran itu seakan mengekspor budaya Iran,” papar Yusuf.

Ia mendukung film tersebut lantaran jarang ada film Muhammad, terlebih jika dibandingkan terhadap Yesus maupun nabi lain. Ia mengatakan bahwa hal itu memalukan. “Anda tak dapat selalu mempelajari Nabi Muhammad dan mengikuti hidup juga karakternya. Apabila film ini menjadikan orang-orang di penjuru dunia mengetahui bahwa nabi kita itu lebih baik serta melihat betapa baiknya dia, maka tugas kita sudah selesai,” ujar Yusuf.

Memfilmkan sosok nabi memang seakan tabu di Islam. Film Nabi Muhammad sendiri saja hanya ada satu saja, The Message (1976) yang memicu kontroversi kalangan Muslim. Sutradaranya sendiri, Moustapha al-Akkad, tewas dalam aksi bom bunuh diri di kawasan Amman tahun 2005, walau tak pernah diketahui adakah hubungannya terhadap film The Message tersebut.

LEAVE A REPLY