Mon. Feb 22nd, 2021

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Tanah Di Sekitaran Kampung Miliarder Tuban Saat Ini Harganya Diatas Pasaran

2 min read

Tanah Di Sekitaran Kampung Miliarder Tuban Saat Ini Harganya Diatas Pasaran – Para warga yang ada di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban dan sekitaranya yang tanahnya tidak masuk dalam proyek kilang minyak New Grass Root Refinery diketahui juga ikut ketiban rezeki. Diketahui jika tanah para warga itu akan dibeli para warga yang kaya mendadak atau yang saat ini sedang viral dari para warga kampung miliarder Tuban.

Sejumlah warga yang saat ini disebut miliarder tersebut juga langsung membeli tanah para tetangga-tetangganya. Harapannya dari semua ini jika mereka tetap ingin mempunyai tanah, ladang maupun pemukiman yang lain meskipun mereka juga sudah memborong mobil. Hal ini juga sama yang sudah dilakukan oleh para warga yang ada di kampung miliarder yang bernama Siti Nurul Hidayatin bersama dengan sang suaminya Ali Sutrisno. Pasutri ini diketahui ingin membeli tanah dari para warga lain dengan tujuan agar mereka bisa bertani kembali seperti semula.

Hal yang sama juga dikatakan oleh istrinya, Siti. Sesungguhanya jika para dari Desa Sumurgeneng banyak yang tanahnya dijual kepada teman temannya yang tanahnya sudah dibeli oleh proyek kilang minyak Pertamina.

Ternyata dari kabar kampung miliarder Tuban tersebut yang sudah membeli tanah di desa-desa tetangganya juga sudah dibenarkan oleh Camat Jenu, Maftuchin Reza. Harga tanah yang ada dikawasan kampung miliarder mengalami kenaikan, yang sebelumnya hanya berharga Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu per meternya.

Ternyata informasi tersebut memang benar semua. Akibat semua itu para warga ini juga banyak yang ketiban rezeki jika tanahnya tidak masuk penetapan lokasi dari proyek kilang minyak, dibeli warga dari kampung miliarder, meskikupun sudah dibeli dengan harga di atas pasarannya,” tandas Maftuchin Reza.

Sebuah aksi dari para warga Tuban yang telah memborong ratusan mobil baru belakangan ini juga telah mencuri perhatian publik. Aksi borong mobil itu dilakukan sesudah para warga menerima sejumlah uang ganti rugi lahan yang akan dibeli oleh proyek kilang minyak Pertamina yang bekerja sama dengan perusahaan Rusia, Rosneft. Diketahui jika rata rata warga memperoleh uang ganti rugi dari lahan yang sudah dibeli pertamina tersebut sebesar Rp 8 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *