Berita Bola – Peran pemain pengganti dalam sepak bola modern semakin jarang digunakan. Kebanyakan pemain ingin menjadi starter tetap daripada spesialis pengubah jalannya pertandingan.
Namun, memiliki pemain cadangan yang berkualitas tetap penting. Di kompetisi panjang seperti La Liga, kedalaman skuad bisa menjadi faktor penentu kesuksesan.
Real Madrid telah lama memahami pentingnya skuad yang kuat. Sementara itu, Barcelona kini juga memiliki pemain yang bisa memberikan dampak besar dari bangku cadangan.
Ferran Torres telah menjadi sosok kunci dalam peran ini. Meskipun jarang menjadi starter, ia terus membuktikan dirinya sebagai senjata rahasia Hansi Flick.
Barcelona memiliki banyak pemain menyerang berkualitas. Raphinha, Robert Lewandowski, dan Lamine Yamal sering menjadi pilihan utama di lini depan.
Di tengah persaingan itu, Ferran Torres tetap memberikan kontribusi penting. Ia mampu menerima perannya sebagai pemain pengganti dengan sikap profesional. Layaknya Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United.
Keunggulan utama Torres adalah kesesuaian dengan taktik Flick. Gaya bermainnya yang cepat dan agresif selaras dengan filosofi menyerang Barcelona.
Torres memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas posisi. Ia bisa bermain sebagai penyerang tengah atau di kedua sisi sayap.
Kemampuannya dalam bergerak cerdas membuat pertahanan lawan sering kesulitan. Ia juga bisa menjadi tandem bagi Lewandowski atau bermain secara independen.
Beberapa pihak bahkan berpendapat bahwa Torres lebih cocok dengan gaya permainan tim dibandingkan Lewandowski. Meski begitu, ketajaman sang striker Polandia tetap tak tergantikan.
Musim ini, Torres telah tampil dalam 32 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia menjadi starter dalam 10 laga dan masuk sebagai pengganti di 22 laga lainnya.
Meski jarang menjadi pilihan utama, kontribusinya tetap signifikan. Ia telah mencetak 13 gol dengan 7 di La Liga, 2 di Liga Champions, dan 4 di Copa del Rey.
Selain itu, ia juga memberikan tiga assist bagi rekan setimnya. Produktivitasnya sangat tinggi dengan rata-rata satu gol setiap 87 menit bermain.