Selebriti – Star Trek Tolak Donald Trump

0
141

Para pemain dan kru dari film Star Trek muncul dalam sebuah postingan di media sosial Facebook dengan sebuah pesan yang menyatakan bahwa mereka menolak Donald Trump. Postingan dari grup Trek Against Trump ini mengatakan bahwa Star Trek selalu menawarkan visi yang positif untuk masa depan, harapan dan optimisme serta yang paling penting adalah visi inklusi.

Di mana mereka menyebutkan bahwa semua orang dari semua ras telah mendapatkan kerhormatan dan hak martabat yang sama, di mana naik keyakinan dan kehidupan merekan secara individu telah dihormati sejak lama karena memang tidak menimbulkan ancaman bagi orang lain.

“Kita tidak bisa berpaling dari apa yang akan terjadi di pemilihan umum mendatang. Belum pernah ada calon presiden yang berdiri dengan oposisi yang lengkap seperti yang dicita-citakan oleh Star Trek seperti Donald Trump. Pemilihan ini akan membawa kemunduran bagi negara ini, mungkin akan menjadi malapetaka,” tulisnya.

Postingan ini juga mendesak agar memungkinakn kandidat dari pihak ketiga dan meminta para penggemar untuk mendaftar dan memilih.

“Entah itu Sekretaris Clinton atau Trump yang akan menempati Gedung Putih. Salah satunya adalah seorang yang amatir dengan ketidaktahuan terhadap hukum nasional dan realita di internasional, sementara yang lainnya telah mengabdikan hidupnya untuk pelayanan publik, dan memiliki pengalaman yang mendalam  dan dengan kemampuan yang terbukti untuk bekerja dengan Kongres untuk meloloskan peraturan yang sangat dibutuhkan,” tulios kelompok tersebut.

“Jika sebagian orang mengatakan pemerintah telah rusak, suara yang memprotes tidak akan bisa memperbaikinya,” tambahnya. Banyak anggota lain yang secara individual menyuarakan ketidaksenangan mereka dengan calon presiden yang berasal dari Partai Republik itu.

“Semua yang ada di dalam Star Trek ini berkebalikan dengan apa yang Donald Trump Inginkan,” kata Rick Berman, seorang penulis dan eksekutif produser dalam serial film Star Trek yang berjudul The Next Generations dan Enterprise dalam sebuah postingan melalui akun twiter pribadi miliknya sepekan yang lalu.

“Jadi saya berpikir bahwa Trump terlahir di Ferenginar, dia memang terlihat dan terdengar sperti ferengi, saya menyarankan untuk melakukan penyelidikan untuk sertifikat akte kelahiran Amerikanya yang di milikinya,” sindir Berman.

LEAVE A REPLY