Sejarah Internasional – Washoku, Warisan Budaya Dunia UNESCO

0
646

Menjadi makanan, mewakili segi keindahan alam. Berbagai macam bahan yang didapat dari tiap musim. Peristiwa yang terjadi musiman seperti halnya festival tahun baru. Di tiap rumah, di kalangan masyarakat, dikelola dengan sangat hati-hati, agar budaya makanan tradisional khas Jepang dapat terjaga dengan baik. Demikian kurang lebih komentar dari PM Jepang Shinzo Abe yang merasa senang sekali kemarin usai Washoku, sebuah makanan tradisional Jepang telah terdaftar menjadi sebuah warisan budaya dunia versi UNESCO (World Heritage).

“Saya pikir secara bersama-sama telah kita melakukan pergantian generasi mendatang hingga bertahun-tahun sampai dengan  generasi yang akan datang, akan tetapi, nenek moyang kita telah jauh meninggalkan kita, dan telah memelihara budaya makanan Jepang dengan sangat baik yang  menjadi simbol nasional dari Jepang sejak jaman dulu,” terangnya. Abe pun juga berterima kasih dan berusaha untuk memahami kebaikan  dari kalangan luar negeri yang ikut serta dalam usaha melestarikan budaya Jepang terebut serta telah berusaha untuk melanjutkan kesinambungan budaya itu hingga masa mendatang.

Washoku dinyatakan diterima menjadi warisan budaya dunia usai gelaran meeting UNESCO yang diadakan di Azerbaijan dan membuat banyak orang dari Jepang menjadi bahagia sejak kemarin malam sampai dengan hari ini (7/12/2013), termasuk di dalamnya adalah PM Jepang yang dengan muka yang nampak berseri-seri ketika mengomentari hal tersebut di atas.

Masaki Aoyaki, pejabat Dirjen Kebudayaan Jepang telah mengatakan bahwa pendaftaran dari Washoku ini mungkin sedikit terlambat. “Lebih dulu Gunung Fuji yang terdaftar sebagai Warisan Budaya daripada Wasoku, ya. Tapi tidak apa, kami tetap merasa bahagia dengan telah diterimanya Washoku menjadi sebuah harta warisan budaya dunia pada masa sekarang ini,” ujarnya.

Hingga kini, ada 21 obyek budaya dari Jepang yang telah tercatat menjadi warisan budaya dunia, antara lain Kabuki, tarian Ainu Hokkaido, dan gunung Fuji dll. Tetapi untuk makanan, ini adalah pertama kali. Azerbaijan yang menjadi tempat meeting sendiri, ada sebuah kedai Sushi dikelola warga lokal dan sudah 18 tahun berjualan makanan Jepang itu. Wasabi memang disukai oleh warga Azerbaijan.

LEAVE A REPLY