Thu. Jan 14th, 2021

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Ribuan Tambak Di Lamongan Siap Panen Terendam Banjir Para Petani Gigit Jari

2 min read

Ribuan Tambak Di Lamongan Siap Panen Terendam Banjir Para Petani Gigit Jari – Sejumlah 7.081 Hektar lahan tambak dari warga Lamongan diketahui telah terendam banjir. Bukan hanya itu saja jika sebuah banjir itu juga sudah merendam 46 desa yang ada di 6 kecamatan yang sudah terkena dampat atas luapan air dari anak sungai dan dari Sungai Bengawan Solo.

Sebuah banjir itu dengan ketinggian mencapai sekitaran 60 cm sampai dengan 100 cm yang sudah menghancurkan lahan tambak hingga ribuan ikan yang sudah siap panen juga sudah hanyut terbawa banjir bandang tersebut. agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar lagi para beberapa petambak juga melakukan upaya untuk menyelamatkan ikannya agar tidak hanyut dengan menggunakan sebuah jaring.

Salah satu orang petani tambak yang berasal dari Desa Putat Kumpul Turi yang bernama Abdul muis mengatakan jika seekor ikan bandeng bersama dengan udang itu akan segera panen akan tetapi banyak yang sudah hanyut terbawa arus banjir tersebut. kemungkinan besar yang bisa diselamatkan hanya beberapa saja.

Telah hilangnya sejumlah ikan bersama dengan udang yang sudah siap panen itu juga sudah membuat para petani tambak mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah pada setiap hektarnya. Hal yang sudah dialami oleh Muis tersebut juga sudah dialami para petani tambak yang ada di 46 desa. Seorang petani tambak yang bernama Suroto mengakui jika hampir 80 persen warga yang bertempat tinggal pada di 6 Kecamatan tersebut kebanyakan mata pencahariannya ialah menjadi seorang petani tambak.

Akibat lahan tambak yang sudah terendam bajir itu para petani juga dipastikan mengalami kerugian yang sangat besar.

Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin menegaskan berdasarkan data dari BPBD Kota Lamongan memperkirakan atas sebuah kerugian dari banjir itu mencapai sekitaran Rp 29,7 miliar. Diketahui jika Kecamatan Karangbinangun ialah kecamatan yang paling banyak lahan tambaknya yang sudah terendam dari banjir tersebut, yaitu sudah mencapai hingga 2 ribu hektar lebih.

Bencana banjir itu juga sudah merendam 46 desa yang ada di 6 kecamatan Lamongan seperti pada Kecamatan Turi, Kalitengah, Karanggeneng, Glagah bersama dengan Deket. Curah hujan yang sangat tinggi itu juga sudah membuat debit air yang ada di Sungai Bengawan Solo dengan anak sungai Bengawan Solo, Bengawan Njero meluap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *