Skip to content
Kabaraku
Menu
  • Home
  • Nasional
  • Berita Bola
  • Selebriti
  • Mancanegara
  • Kesehatan
Menu

Pria Di Boyolali Aniaya Kepala Desa Karena Beda Pilihan Dalam Pilbup

Posted on 12/09/2024

Nasional – Beda pandangan terkait pilihan pasangan calon pada Pemilihan Bupati serta Wakil Bupati Boyolali 2024, seorang laki-laki mesti berurusan dengan polisi gara-gara menganiaya salah satu kepala desa di Boyolali, Jawa Tengah.

Pelaku menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan asbak ke bagian pelipis kiri korban.

Pelaku penganiayaan, ES atau Eko Supriyanto alias Kento hanya bisa tertunduk saat dihadirkan pada rilis kasus di halaman kantor Satreskrim Polres Boyolali.

Eko ditangkap oleh polisi setelah terbukti melakukan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan terhadap korban seorang Kepala Desa Sendang, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Sukimin.

Kasatreskrim Polres Boyolali Iptu Joko Purwadi menjelaskan, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada 29 Agustus 2024 lalu di rumah korban. Menurut keterangan saksi, pelaku datang ke rumah korban bersama istrinya langsung marah-marah terhadap korban.

Eko langsung memukul korban dengan asbak yang mengenai pada bagian pelipis kiri korban serta memukul korban sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan kosong.

“Jadi pelaku datang bersama istrinya di rumah korban. Menurut saksi, pelaku ini marah-marah dan memukul korban dan juga melempar dengan asbak,” jelasnya kepada Beritasatu.com, Selasa (10 /9/2024).

Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri, wajah, serta mata sebelah kiri. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis serta melakukan visum.

Ditambahkan Joko Purwadi, pada Senin (2/92024), pihak keluarga korban melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Polres Boyolali.

“Polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan para saksi hingga melakukan pemeriksaan terhadap terlapor atau pelaku,” katanya.

Dari hasil penyelidikan serta penyidikan tersebut, pihaknya telah menetapkan pelaku sebagai tersangka, dan terhitung sejak Senin (9/9/2024) malam telah ditahan.

“Motif tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban yakni karena beda pandangan soal bakal calon dalam pemilihan bupati Boyolali. Beda pandangan politik tersebut masih dalam tahap pribadi dan tidak mencakup organisasi maupun yang lainnya,” jelas Joko.

Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah asbak, pecahan kaca, dan jaket milik korban yang terdapat darah kucuran darah dari pelipis.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara dua tahun delapan bulan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor By :

Berita Terkini :

  • Polisi Meringkus 3 Terduga Pelaku Pembakaran Rumah Dalam Bentrokan Pemuda Tallo 24/11/2025
  • Polda Metro Jaya Bakal Periksa Pria yang Ngaku Anak Anggota Propam Polda Saat Mobilnya Hendak Ditarik DC 23/11/2025
  • Polisi Akan Lakukan Tes DNA Kerangka Diduga Alvaro, Bocah 6 Tahun yang Hilang Sejak Maret 23/11/2025
  • Hasil La Liga : Tren Negatif Belum Berakhir, Real Madrid Main Imbang 0-0 Di Kandang Elche 23/11/2025
  • Wisata Gunung Bromo Tetap Dibuka untuk Umum Meski Semeru Sedang Erupsi 23/11/2025
  • Eddie Howe Full Senyum Usai Newcastle Berhasil Kalahkan Manchester City 23/11/2025
  • Barcelona Memang Layak Pesta Gol ke Gawang Athletic Bilbao Karena Tampil Dominan Sejak Awal 23/11/2025
  • Dibantai Nottingham Forest, Virgil van Dijk Ngamuk Dan Kritik Keras Permainan Liverpool 23/11/2025
  • Spalletti Berikan Pujian Buat Kenan Yildiz: Dia Pemecah Kebuntuan Juventus! 22/11/2025
  • Polda Metro Jaya Ungkap Modus Begal Berkedok Hubungan Asmara Di Jatiasih, 5 Pelaku Diringkus 22/11/2025
©2025 Kabaraku | Design: Slot Gacor Indonesia