April 21, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Pihak Keluarga Wanita Korban Pembunuhan di Kulon Progo Meminta Pelaku Dihukum Mati

2 min read

Pihak Keluarga Wanita Korban Pembunuhan di Kulon Progo Meminta Pelaku Dihukum Mati – Keluarga Dessy Sri Diantary (22), salah satu korban pembunuhan tersangka NAF (22), juga menghadiri rekonstruksi di Waduk Sermo, Kulon Progo, hari ini. Keluarga berharap tersangka akan dihukum mati.

Boikem mengatakan tersangka tampaknya berencana membunuh putrinya. Ia juga yakin, akibat diberi minuman bersoda yang dicampur obat sakit kepala, telah melemahkan putrinya yang jago bela diri, dan mudah dibunuh oleh pelakunya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh ayah Dessy yang bernama Sunarko (57). Sunarko berharap pembunuh putrinya supaya dihukum mati.

Eko mengatakan, sejauh ini pihak keluarga belum mengenal tersangka. Menurutnya, Dessy juga tidak pernah menceritakan kedekatannya dengan tersangka.

Eko pun mengaku baru melihat tersangka yang membunuh putrinya saat rekonstruksi hari ini. Ia mengaku marah dan ingin melampiaskan emosinya.

Eko mengaku atas kepergian Dessy meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarganya dan keluarga pacar Dessy. Pasalnya, Dessy berencana melamar setelah Lebaran tahun ini.

Diberitakan sebelumnya, Polres Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dua remaja putri dengan tersangka NAF (22), Selasa (20/4). Rekonstruksi ini tidak berjalan sesuai rencana, karena dari total 28 adegan yang semula dilakukan tersangka, baru 11 yang dilakukan.

Rekonstruksi kali ini untuk menentukan detik-detik saat NAF membunuh korban pertamanya, yakni Dessy Sri Diantary (22) di Wisma Sermo Asri, Karangsari, Pengasih, Kulon, Selasa (23/3). Ada tiga tempat yang menjadi lokasi rekonstruksi, yaitu di depan Kantor Bupati Kulon Progo yang terletak di sisi utara Alun-Alun Wates, sebuah toko grosir di depan GKJ Wates dan Wisma Sermo Asri.

Dari ketiga lokasi tersebut, hanya 11 adegan di depan Kantor Bupati Kulon Progo dan sebuah toko sembako yang berhasil dipamerkan oleh tersangka.

17 adegan yang ditunda menggambarkan detik-detik tersangka membunuh Dessy. Ketika ditanya kapan sisa adegan itu bisa dimainkan, Jeffry tidak bisa memastikannya.

Pelaku melakukan pembunuhan keji ini untuk menguasai harta benda korban. Usai membunuh korbannya, pria asal Tawangsari, Pengasih, membawa sepeda motor milik korban pertama, Dessy Sri Diantary, untuk dijual di wilayah Magelang, Jawa Tengah, yang baru ditemukan. Sementara itu, sepeda motor milik korban kedua, Takdir Sunariati, disembunyikan di parkiran Stasiun Wates dan berhasil diamankan petugas.

Atas tindakannya, NAF didakwa dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukman atau penjara seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *