Mon. Apr 6th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Pengedar Sabu Kelas Kakap Ini Akhirnya Tertangkap Juga Setelah Lolos Selama 9 Tahun

2 min read

Pengedar Sabu Kelas Kakap Ini Akhirnya Tertangkap Juga Setelah Lolos Selama 9 Tahun – Seorang pengedar sabu ini akhirnya tergelincir juga setelah selalu lolos dari tangkapan selama 9 tahun. Dia dibekuk di kediamannya pada tahun baru kemarin.

Pengedar sabu yang ditangkap itu diketahui berinisial AS (55), yang merupakan warga Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. AS merupakan pengedar sabu kelas kakap yang dalam aksinya selalu rapi sehingga selalu lolos dari penangkapan.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto pada Sabtu (4/1/2020) mengatakan AS dikenal sangat licin dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut. Eddwi menyebut bahwa petugas sudah sejak lama mengincar AS namun tidak pernah berhasil ditangkap.

Eddwi mengatakan selama 9 tahun beraksi, AS tidak pernah terjerat hukum bahkan hingga kapolresnya sudah berganti 4 kali dan sudah 2 kali ganti kasat narkoba. Dari hasil pemeriksaan polisi, AS diketahui sudah beraksi sejak tahun 1999.

Eddwi saat dikonfirmasi mengatakan dalam waktu 4 tahun yang berbeda, AS sempat disergap oleh petugas yakni mulai pada tahun 2010, 2012, 2014 dan 2015. Namun tak membuahkan hasil, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika dari tangan pelaku.

Eddwi menyebut kelolosan AS saat disergap berkat adanya keterlibatan 5 oknum polisi yang juga ikut andil. 5 Oknum tersebut yakni 3 anggota reskoba dan 2 buser. Kelima oknum tersebut diduga turut andil dalam membocorkan upaya penangkapan sehingga pelaku selalu lolos.

Meski demikian, Eddwi mengatakan untuk kelima anggota itu identitasnya masih dirahasiakan untuk kepentingan pengembangan kasus lebih lanjut.

Selain pelaku AS, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 paket sabu, 1 buah pipet kaca berisi sabu, 5 buah korek api gas, 1 buah gunting kecil, dan 1 buah timbangan elektrik.

Selain itu, petugas juga berhasil menyita 1 gulung kertas aluminium foil, 15 pipet kaca tanpa ada isinya, 7 buah sekrup yang terbuat dari sedotan plastik, 1 botol isi ulang korek gas merk Robinson, 1 korek api modifikasi bahan bj alkohol, 1 botol merk Alamo, 1 pak plastik klip berwarna bening, beberapa buah sisa-sisa plastik klip berwarna bening, 1 buah alat hisap/bong, 1 unit ponsel merk Nokia berwarna hitam, dan 1 unit ponsel merk Samsung note 9 berwarna coklat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *