April 22, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Penanaman 200.000 Pohon Dimulai Sejak Tahun 2019 Di Jakarta

2 min read

Penanaman 200.000 Pohon Dimulai Sejak Tahun 2019 Di Jakarta – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yakni Anies Baswedan telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor (24) Tahun 2021 mengenai Pengelolaan dan juga Perlindungan Pohon.

Pergub tersebut diterbitkan dan bertepatan dengan Hari Bumi.

Kepala Dinas Pertamanan dan juga Hutan Kota DKI Jakarta, yakni Suzi Marsitawati menyampaikan bahwa sejak tahun 2019, Pemprov DKI Jakarta sudah menargetkan penambahan sebanyak 200.000 pohon.

Target penambahan pohon tersebut diharapkan bisa terpenuhi pada tahun 2022.

Hingga kini, jumlah pohon yang sudah berhasil ditanam ada 70.880 pohon, terdiri dari 47.296 mangrove dan 23.584 pohon.

‘’Lewat penetapan kebijakan itu, penambahan sebanyak 200.000 pohon itu akan ditargetkan bisa terpenuhi pada 2022,’’ ujar Suzi dalam keterangan tertulisnya, pada Kamis, 22 April 2021.

Ia menyebutkan, bahwa langkah tersebut sejalan dengan ucapan Anies dalam pertemuan daring (C40) di harapan Sekretaris Jenderal PBBB, yakni Antoniio Gutteres.

Saat itu, Anies telah mengusulkan supaya kota-kota bisa berkontribusi kepada pengurangan emisi serta melakukan langkah adaptasi untuk menghadapi krisis iklim.

Suzi menjelaskan, bahwa penyusunan Pergub itu sudah dilakukan melalui perencanaan yang matang dan disusun dengan skema kolaboratif dengan World Resource Institute atau WRI Indonesia.

Melalui pergub tersebut, masyarakat diberi ruang untuk ikut berperan dalam pengelolaan serta perlindungan pohon, termasuk penyediaan pohon, penyediaan lokasi tanam, pendataan pohon, pemelliharaan pohon, dan memberi informasi mengenai kondisi pohon rawan tumbang.

Selain itu, pergub tersebut juga memberi kemudahan yang telah melibatkan partisipasi masyarakat untuk penyelesaian pohon rawan tumbang serta pohon tumbang.

Suzi menambahkan, bahwa kebijakan tersebut juga akan memberi perlindungan yang lebih kepada penebangan pohon.

‘’Melalui skema yang baru, ada syarat yang diperketat kepada pohon yang bisa ditebang, misalnya pohon yang sudah tua atau sakit, penebangan hanya bisa dilakukan apabila pohon pengganti yang berjumlah lebih banyak sudah selesai ditanam serta berkondisi sehat,’’ tutur Suzi.

Anies sebelumnya juga sudah mengeluarkan Ingub atau Instruksi Gubernur Nomor (17) Tahun 2021 mengenai Pengendalian Dampak Bencana Iklim.

Ingub berisi mengenai 6 aksi mitigasi perubahan iklim dan 5 aksi adaptasi perubahan iklim serta pengurangan risiko bencana iklim pada Ibu Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *