Otomotif – Seputar Membersihkan Saringan/Filter Udara Motor di Rumah

0
144

Filter alias saringan udara yang terawat pastinya akan dapat membuat motor Anda selalu melenggang kencang di jalanan. Pengalaman berkendara Anda menggunakan motor yang sudah Anda beli pun juga akan terasa lebih menyenangkan sebab bagian yang jadi komponen vital ini memastikan aliran udara yang bersih terbebas dari debu maupun partikel lain untuk mesin Anda. Masalahnya, tak semua pengendar memiliki waktu atau dana untuk sekedar membersihkan bagian penyaring ini ke bengekel. Solusi paling gampang adalah dengan membersihkan sendiri di rumah.

Anton Prihatno selaku Service Manager Astra Motor Mataram menjelaskan bahwa cara untuk membersihkan saringan udara tak perlu dengan mencuci atau menyemprotnya dengan kompresor. Cukup dengan mengetok kecil saringan udara pada benda keras semisal lantai supaya debu-debu yang sudah melekat menjadi rontok. “Saringan udara, gak usah dibersihkan. Disarankan cukup merontokkan debunya saja dengan jalan mengetok-ngetok saringan udara pada lantai ataupun benda keras yang lain,” terang Anton.

Pasalnya, jika pada saringan itu terlalu banyak debu, maka campuran udara guna proses pembakaran dalam mesin tak dapat optimal. Debu yang menempel dapat menghambat udara yang harusnya masuk. “Debu yang nempel. Membuat pori-pori pada saringan yang untuk memasukan udara dalam mesin menjadi tertutup debu, sehingga udaranya gak bisa masuk. Maka dari itu pembakarannya pun campurannya jadi kurang optimal. Pasti hasilnya pun beda. Jadi berat itu tarikannya,” papar Anton belum lama ini.

Ada pula orang yang membersihkan filter/saringan udara menggunakan bensin atau cairan yang lain. Padahal hal ini malah dapat merusak fungsi dari saringan udara. “Itu justru dapat menghilangkan kandungan penangkap debu. Jika dibersihkan menggunakan kompressor pun juga gak boleh. Sebab kan di situ ada seperti cairan pengangkat debu supaya gak sampai masuk mesin,” ujarnya.

Membersihkan saringan udara ini disarankan dilakukan setiap bulan. Namun, jika sudah menempuh jarak 16.000 km, Anda perlu mengganti dengan saringan udara yang baru. “Sebab dari rekomendasi pihak pabri, ada sejumlah elemen yang mulai gak optimal lagi. Sudah banyak kerusakan. Bagian pori-porinya sudah mulai membesar. Debu jadi gampang masuk,” kata Anton.

LEAVE A REPLY