Thu. May 21st, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Olla Ramlan Tanya Soal Hubungan Badan Saat Ramadhan, Begini Jawaban UAS

2 min read

Olla Ramlan Tanya Soal Hubungan Badan Saat Ramadhan, Begini Jawaban UAS – Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) rupanya juga tetap aktif menggelar kajian. Tetapi bedanya kajian itu dilakukan lewat daring.

Yang menjadi pusat perhatian kali ini adalah saat UAS ditanya mengenai hubungan suami-istri oleh Olla Ramlan. Momen tersebut dapat disaksikan di channel YouTube-nya yang berjudul ‘Hijrah Fest From Home | Menjemput Lailatul Qadar’.

Ketika melontarkan pertanyaan, Olla seolah tidak malu-malu. Namun untuk menimba ilmu, Olla tidak sungkan menanyakan soal seks ketika bulan Ramadhan kepada UAS.

Olla Ramlan menuturkan bahwa dirinya mau bertanya namun memang agak sedikit gimana gitu ya sebenarnya juga agak malu, namun tidak apa-apalah kata Arie diminta untuk bertanya secara langsung saja. Jadi begini, jika pada malam-malam terakhir bulan Ramadhan kan harus diisi dengan salat dan zikir, nah misalnya jika pada malam terakhir ini kita berhubungan suami-istri bagaimana? Masih boleh atau tidak? Atau yang lebih baiknya gimana? Kalau laki-laki kan tidak ribet tinggal mandi, sementara perempuan kan rambutnya panjang basah dan segala macam biasanya usai tarawih lantas apa yang sebaiknya dilakukan?.

Mengenai pertanyaan itu, UAS pun memberikan jawaban. Mengacu pada surat Albaqarah ayat 187, dia mengatakan bahwa tidak masalah jika berhubungan suami-istri ketika bulan Ramadhan.

UAS menuturkan tentang berhubungan suami-istri pada malam bulan Ramadhan juga telah disebutkan dalam Alquran surat Albaqarah ayat 187, yang mana bunyinya dihalalkan bagi Anda pada malam Ramadhan melakukan hubungan suami-istri dengan istri Anda. Sebab pada zaman dahulu puasa mereka itu sangat berat.

UAS juga menjelaskan bagaimana cara kembali ‘bersih’ setelah berhubunga badan. Mengenai Olla Ramlan yang tidak mau ribet usai berhubungan badan, UAS memiliki solusinya.

UAS mengatakan jika tidak mandi, bisa berwudhu saja kemudian kembali tidur dan sebelum tidur boleh berzikir lebih dulu. Orang yang sedang berhadas besar cuma tidak boleh membaca Quran, jadi berzikir tetap diperbolehkan, bersalawat juga tetap boleh.

Akan tetapi, UAS menyarankan untuk mandi wajib setelah berhubungan suami-istri agar lebih baiknya.

UAS menuturkan jadi yang paling afdol adalah mandi wajib. Jika tidak mandi, maka masih tetap boleh berzikir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *