Nasional – Usman Tenggelam Saat Mengambil Sampah

0
166

Musibah terjadi pada seorang petugas Suku Dinas (Sudin) Tata Air Jakarta Barat yaitu Usman Maulana (35), yang berasal dari warga Jalan Kramat Bahagia RT 08/9, Grogol, Jakarta Barat . Ia tercebur kedalam kali sodetan Sekretaris dan tenggelam di pintu air busway, Grogol 2, Jakarta Barat, akibat terpeleset.

Polsek Tanjung Duren yaitu AKP Antonius, kejadian tersebut terjadi ketika korban yaitu Usman, Slamet (55), Sahrudin (48) sedang mencari sampah disebuah kali Sekretaris memakai perahu. Warga sekitar serta teman-temannya mengetahui ketika Usman berteriak meminta tolong. Semua teman-temannya yang ketika itu sedang berada di atas tanggul mengetahui korban berteriak meminta tolong. Slamet yang saat itu tidak bisa berenang, memanggil Sahrudin untuk dapat menolong korban. Rupanya kedua teman korban yaitu Slamet dan Sahrudin tidak dapat berenang, dengan itu mereka tidak berani menolong korban saat tenggelam.

Saat itu korban hanya terlihat tangannya di atas air, dan badannya sudah masuk ke dalam air. Mereka pun langsung melaporkan kepada pihak petugas. Seluruh tim gabungan serta pihak kepolisian, SAR dan juga Sudin Pemadam Kebakaran, Penanggulangan Bencana Jakarta Barat ikut melakukan pencarian di lokasi. Seluruh tim akan tetap berusaha untuk melakukan pencarian untuk menemukan korban. Saat para petugas datang, korban sudah tidak terlihat. Diduga korban sudah tenggelam. Ketika ditemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyata.

Saat ini jenazah Usman Maulan yaitu petugas Sudin Tata Air Jakarta Barat tersebut sudah berada RSCM untuk di adakan otopsi. Pihak kepolisian akan mengurus kejadian tersebut sampai tuntas. Korban pun rencana akan segera dipulangkan ke rumah duka untuk segera di makamkan. Keluarga korban pun merasa kaget atas meninggalnya korban yang sangat mendadak. Kejadian tersebut menjadikan pelajaran untuk teman-teman korban agar selalu berhati-hati dalam melakukan pekerjaaannya. Teguran untuk para pekerja, mereka harus bisa berenang jika memiliki pekerjaan seperti korban. Kejadian tersebut menjadikan trauma yang sangat mendalam bagi kedua temannya tersebut yaitu Slamet dan Sahrudin, mereka sangat bersalah tidak dapat membantu dan menyelamatkan korban ketika tenggelam.

LEAVE A REPLY