Wed. May 13th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Nasional Hari Ini – Acit Ikhlaskan Es Tebunya Tak Dibayar Rombongan Ical

2 min read

Kunjungan oleh Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie (Ical) ke Provinsi Jambi, pada Senin (4/11/2013), ternyata berkesan kurang enak bagi seorang bernama Acit. Ical pergi ke Jambi dalam rangka menghadiri pelantikan Sy Fasha serta Abdullah Sani menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi untuk periode 2013-2018. Seusai acara, IcalSenin sore beserta rombongan bermaksud mencari makan.

Setelah makan di Rumah Makan Munir, kandidat calon presiden RI dari Partai Golkar itu sempat mencoba es tebu yang dijual oleh seorang pedagang kaki lima (PKL) bernama Acit. Gerobaknya berada tepat di depan rumah makan tersebut. Namun, selesai acara minum es tebu bersama, tidak ada yang mengakui mau membayar es tebu. “Padahal, yang memesan es tebu sangat banyak jumlahnya. Ada sekitar seratusan gelas,” keluh Acit. Betapa tidak, sekitar puluhan tukang ojek dan juga penyapu jalanan ikut minum bersama rombongan itu.

Acit bergegas menuju kepada seorang pria yang mengenakan baju golkar. Ia pun menagih uang pembayaran es tebu pada pria itu. Tetapi, pria tersebut justru menyuruh Acit pergi karena dirinya bukanlah panitia. Setelah itu, Acit pun langsung menuju ke arah seorang caleg DPR RI dari Partai Golkar yang bernama Pinto dan menagih pembayaran. Tapi apa yang didapat, Pinto hanya memberikan uang Rp 50.000 dari sakunya.

Tak pelak Acit pun meradang dan ia menolak pemberian uang dari caleg itu. Pasalnya, nilai uang itu tak sesuai dengan harga total dari es tebu yang telah diminum Ical dan rombongan. “Pesannya saja 90 gelas. Masa Cuma dibayar Rp 50 ribu. Ya, tidak pas. Makanya saya tolak,” kata Acit. Seharusnya, jumlah bayaran 90 gelas es tebu senilai Rp 360.000, kata Acit. Setelah merasa lelah “dipingpong”, Acit pun menyerah. “Sudahlah. Mudah-mudahan dibayar,” katanya.
Lalu Mara Satria Wangsa, Wakil Sekjen Partai Golkar menyatakan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical menganggap adanya pemberitaan soal tak dibayarnya es tebu itu adalah fitnah. Menurutnya, panitia sudah membayar dagangan Acit tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *