Nasional – 20 Tewas, Mekanik dan Kaops Bus Diancam Penjara 16 Tahun

0
397

Diberitakan bahwa mekanik serta bagian kepala operasional dari bus Giri Indah, Lotato dengan Ath-Thoriq diputuskan menjadi tersangka pada kasus kecelakaan di kawasan Puncak, Bogor yang mengakibatkan 20 orang tewas. Sedangkan sopir yang bernama M Amin, sedang menunggu vonis dari tuntutan penjara 15 tahun. Nama Lotato alias Gimin sebagai mekanik serta Ath-Thoriq atau Eky sebagai Kepala Operasional dituding tak melaksanakan tugas dengan baik hingga menyebabkan korban jiwa 20 orang. Keduanya pun diancam pasal 311 ayat 1 juncto 55 UU No 22/2009 yang menjatuhi ancaman paling lama 12 tahun.

“Tetapi, selain dari menyebabkan korban tewas juga telah mengakibatkan adanya korban luka ringan serta berat. Maka ancaman dari hukumannya ditambah sepertiganya menjadi 16 tahun,” terang Bayu Adhinugroho, Kasi Intelijen Kejari Cibinong, hari Selasa (4/2/2014). Bayu pun sempat menambahkan, sampai sejauh ini, keduanya masih dianggap sebagai bagian perusahaan bus itu. Selaku mekanik serta kaops, keduanya lalai dan tak menjalankan tugas pokok secara benar hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Berkas dari keduanya telah dinyatakan lengkap serta segera diperkarakan. Di sisi lain, M Amin, sang sopir akan divonis pada tanggal 6 Februari nanti. Putusan tersebut rencananya dibacakan pukul 09.00 WIB. M Amin disidangkan dengan tuntutan yang telah dibacakan pada Kamis (2/1) yang lalu. Ia dituntut sebab melanggar UU Lalu Lintas no 22 tahun 2009 Pasal 311 ayat 5, pasal 311 ayat 4, pasal 311 ayat 3. Sedangkan ancaman hukuman dari pasal ini maksimal adalah 15 tahun penjara.

Kecelakaan yang terjadi di 21 Agustus 2013 pada sekitar jam 08.15 WIB dari lokasi Jalan Raya Umum Puncak Tugu Utara 01/01, Cisarua, Bogor. Disebabkan masuknya bus ke dalam jurang, sejumlah 20 korban meninggal dunia, diantaranya: Susilawati, Inneke Marumata, Ines/Tineke Ratulangi, Nurlina, Sandra Tobing, Ludia Sumihar Damanik, Ani Mulyani, Eflin Tampi, Femmy J Tampi, Hana, Aspita Nursedia, Elysa Tan, Adjid Samsudin, Yuliana, Giok Ho Alias Cheng Him/Anton, Marcel J.F Singgal, Ginikon Sihotang, Tom Simon, Suherman dan Toto Sudiharto

LEAVE A REPLY