Misteri – Hantu Gentayangan di Kota Bekas Tsunami Jepang

0
227

Tercatat 5 tahun sudah sejak tsunami Jepang, bermacam kisah pun masih menyelimuti insiden itu. Satu diantaranya ialah misteri yang dialami para sopir taksi di kota Ishinomaki, prefektur Miyagi. Diantara mereka mengaku sempat memuat “penumpang hantu” yang kemudian menghilang tiba-tiba. Kisah ini dirangkum dalam skripsi milik Yuka Kudo, mahasiswa sosiologi Univertas Tohoku Gakuin, Sendai dan dikutip Asahi Shimbun pada bulan yang lalu.

Mahasiwa ini mewawancarai 100 sopir taksi menggunakan pertanyaan, “Apakah Anda pernah mengalami hal aneh paca bencana?”. Mayoritas sopir taksi tak mau menjawab, atau malah marah. Namun 7 sopir diantaranya mengaku pernah mengalami peristiwa yang terbilang aneh. Salah satu dari pengakuan mereka adalah sopir yang memuat penumpang wanita bermantel dekat stasiun kereta Ishinomaki.

Wanita ini berkata, “Antar saya ke (distrik) Minamihama.” Sopir yang sudah berumur 50-an itupun awalnya heran, sebab distrik itu nyaris tak berpenghuni pasca bencana. “Wilayah itu kosong, apa tidak apa-apa?” Dalam suara bergetar lirih, wanita itu menjawab “Apa saya sudah mati?” Terkejut mendapat jawaban seperti itu, sang sopir pun menengok ke belakang dan mendapati tak ada seorang pun yang duduk di kursi penumpangnya.

Kudo juga menyertakan bukti berupa argo taksi yang menyala saat penumpang tersebut masuk, hal ini juga tercatat pada laporan kendaraan. Sejumlah sopir taksi malah memperlihatkan bukti argo yang harus mereka bayar dengan uang sendiri lantaran penumpang yang “menghilang” begitu saja. Saat diwawancara Asahi, Kudo yakin bahwa kebanyakan hantu tersebut merupakan mereka yang tewas saat tsunami 2011.

Kudo dibuat kagum oleh para sopir taksi yang tak lantas ketakutan, justru ingin mengulangi peristiwa semacam itu lagi. “Bukanlah hal aneh jika bertemu hantu di sini. Kalau bertemu dengan hantu lagi, saya pun tetap menerima sebagai penumpang biasa,” ujar seorang sopir pada Kudo. “Melalui wawancara bersama para sopir itu saya telah belajar bahwa tiap korban tsunami mempunyai arti penting. Saya pun ingin menyampaikan pesan tersebut pada orang lain,” ujar Kudo.

Prefektur Miyagi adalah wilayah terdampak paling parah oleh gempa dan tsunami Jepang. Dalam data Kepolisian Nasional Jepang, 15.891 korban tewas oleh bencana tersebut. Sampai dengan saat ini, 2.572 lainnya masih dinyatakan hilang.

LEAVE A REPLY