May 3, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Lurah di Jombang Minta THR ke Beberapa Pengusaha Akhirnya Diberhentikan

2 min read

Lurah di Jombang Minta THR ke Beberapa Pengusaha Akhirnya Diberhentikan – Lurah Jombatan, Kecamatan / Kabupaten Jombang, Kislan viral karena meminta THR dari sejumlah pengusaha. Sekarang dia dicopot dari posisinya.

Pencopotan Kislan dilakukan oleh Bupati Jombang, Mundjidah Wahab. Menurutnya, Kislan melanggar sumpah jabatannya sebagai kepala desa, karena nekat meminta THR berupa parsel Lebaran ke sejumlah pengusaha ruko dan restoran yang ada di Desa Jombatan.

“Yang (Kislan) lakukan tidak sesuai dengan sumpah jabatannya. Jadi hari ini diganti lurah baru,” kata Mundjidah usai pelantikan dan sumpah pengawas dan kepala sekolah di Pendapa, Kabupaten Jombang, Senin (3/5/2021).

Setelah jabatannya sebagai Lurah Jombatan dicopot, Kislan diangkat menjadi Kepala Badan Pemerintahan di Kecamatan Peterongan, Jombang. Posisinya digantikan oleh Indra Pratama yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Jombang.

Menurut Mundjidah, rotasi Kepala Kelurahan Jombatan merupakan sanksi disiplin bagi Kislan yang merupakan PNS. Kislan akan pensiun dari PNS pada 22 September 2022.

“Ya memang benar sebagai sanksi disiplin. Kami sudah mempertimbangkan semuanya berdasarkan aturan. Yang jelas semuanya sudah diputuskan untuk diganti,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar Lurah Jombatan yang baru tidak mengulangi kasus yang sama. “Saya berharap lurah baru menjalankan amanah sesuai aturan agar tidak ada masalah hukum,” imbuhnya

Sebelumnya, Kislan mengakui jika sudah sengaja membuat dan mengirimkan sebuah surat permohonan THR yang berupa parsel Lebaran, kepada para pengusaha di toko dan restoran yang ada di wilayahnya. Ia beralasan bahwa surat yang sempat viral di media sosial itu dibuat atas saran salah satu seorang pengusaha.

Rencananya THR yang terkumpul akan disalurkan kepada 16 pegawai di Kantor Desa Jombatan, termasuk dirinya. Menurut Kislan, ia hanya mengirimkan surat tertanggal 28 April 2021 kepada 5 pemilik toko dan restoran. Yakni oleh para pengusaha yang kebetulan tidak asing dengannya.

Dia menepis segala keberatan dari para pengusaha. Terlebih lagi, semua surat itu ditariknya pada hari Kamis (29/4/2021) malam. Sehingga belum ada pengusaha yang mengirimkan parsel Idul Fitri ke Desa Jombatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *