Fri. Mar 13th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Kriminal Internasional – Kelompok Yakuza Dapat 300 Juta Yen dari Koperasi PKL

2 min read

Mafia Jepang atau Yakuza diduga telah mendapatkan uang sejumlah 300 juta yen dari koperasi perfektur Hyogo yang bernama Koperasi Pedagang Kaki Lima Jinno Shogyo (JSKK), demikian dinyatakan oleh Kepolisian setempat pada Rabu (6/11/2013), dan kini mereka sedang menyelidiki hal tersebut lebih lanjut.

Uang yang berasal dari kontribusi PKL yang berjumlah sebanyak 16.000 toko (PKL) kepada koperasi itu yang mana pengurusnya juga bekerjasama dengan kuil setempat (Kuil Ikuta di Nishinomiya). Uang tersebut juga dipakai untuk mengadakan berbagai perayaan atau festival sejak April 2011 sampai April 2013. Dalam kurun satu tahun, sudah sekitar 400 festival diselenggarakan.

Menurut pemimpin koperasi, mereka hanya membayar sekitar 4,6 juta yen untuk uang perlindungan (mikajimeryo) pada Yakuza. Hal ini dikarenakan penduduk setempat dengan anggota Yakuza setempat sudah berhubungan sangat akrab, seperti menjadi sahabat, Yakuza menjadi pelindung bagi kelompok usaha PKL di sana. Dengan alasan memiliki keterlibatan dengan kelompok Yakuza, Komisi Keselamatan setempat pun kemudian membubarkan koperasi tersebut pada April 2013. Kemudian pada Agustus pihak keamanan mendata anggota koperasi tersebut untuk proses lebih lanjut.

“Pengelolaan dana yang ceroboh dan sistem pembukuannya buruk,” jelas polisi setempat. Hal itu seharusnya dilaporkan pada pemda setempat, namun hal itu tak dilakukan. Tiap anggota koperasi lebih memilih membayar puluhan ribu yen sebagai biaya izin pembukaan toko atau uang keamanan. Uang terkumpul tersebut sebagian diberikan untuk kuil sebagai rasa terima kasih. Namun setelah perhitungan total uang kontrobusi, sekitar 300 juta yen lenyap entah ke mana. Diperkirakan uang tersebut lari ke kelompok Yakuza, dijelaskan kepolisian Jepang.

Rencananya pertengahan bulan ini, polisi , kalangan kuil, serta para PKL setempat berniat membuat semacam koperasi kembali.”Tentu saja disertai dengan peraturan dan juga pengawasan sangat ketat,” papar polisi Jepang lagi.

Kota Kobe adalah markas Yamaguchi-gumi, kelompok Yakuza yang terbesar dan terkuat Jepang. Di daerah tersebut masyarakat sangat akrab dimana Yakuza memberikan perlindungan, dan masyarakat serta PKL memberikan kontribusi, sehingga entah bagaimana daerah itu aman terkendali, jauh dari penjahat yang tak dikenal. Bagaimanapun juga, UU Anti Yakuza terbaru yang melarang keterlibatan siapa pun dengan Yakuza memaksa polisi tegas menjalankan tugasnya guna membubarkan organisasi yang terlibat yakuza.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *