May 3, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Kinerja Tim Satgassus Ungkap 1,2 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah

2 min read

Kinerja Tim Satgassus Ungkap 1,2 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah – Mabes Polri mengungkap 2,5 ton jaringan sabu di Timur Tengah belum lama ini. Pengungkapan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Polri.

Kasus ini diungkap tim gabungan Satgas Khusus Merah Putih dan Direktorat IV / Tindak Pidana Narkoba, Bareskrim Polri. Khusus Satgas yang dipimpin Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dan Kombes Herry Heryawan serta pelaksana lapangan Kompol Malvino Edward Siregar, tim Satgas menangkap 1,2 ton dari jaringan Timur Tengah yang dikuasai warga Nigeria Onkokwo Nonso Kingsley alias KMK.

Ini bukan satu-satunya saat Satgassus mengungkap jaringan narkoba. Sebelumnya, tim yang dipimpin Ferdy Sambo dan Herry Heryawan juga sempat mengungkap 1 ton sabu kristal di Hotel Mandalika, Anyer, Banten pada Mei 2017 lalu.

Dalam kasus ini, tim yang dipimpin mantan Kapolri Jenderal Idham Azis menangkap 7 orang. Ketujuh orang tersebut telah diadili dan dijatuhi hukuman mati.

Satgassus juga mengungkap 288 kg sabu pada Januari 2020 di Pagedangan Banten. Sebanyak 3 kurir saat itu ditembak mati karena melakukan perlawanan.

Tak hanya itu, Satgassus juga telah mengungkap 800 kg sabu pada Mei 2020 di Taktakan, Serang, Banten. Dua pelaku dijatuhi hukuman mati.

Prestasi lain yang diraih tim yang dipimpin oleh Ferdi Sambo dan Herry Heryawan ini juga telah mengungkap 400 kg sabu kristal pada Juni 2020 di Sukabumi, Jawa Barat. 13 Pelaku dihukum mati.

Pada Desember 2020, tim Satgassus juga mengungkap 200 kg sabu di Banda Aceh dan Petamburan, Jakarta Pusat. Delapan pelaku dari jaringan ini masih menjalani persidangan. Baru-baru ini, Satgassus juga mengungkap 1,2 ton sabu di Aceh Barat, Aceh pada 15 April 2021. Dalam kasus ini, Satgassus menangkap 10 pelaku.

Jaringan 1,2 ton sabu itu dikuasai terpidana mati, warga negara Nigeria Okonkwo Nonso Kingsley alias KMK alias John.

Sementara itu, Kombes Herry Heryawan saat ini menjabat sebagai Direktur Penyidikan Densus 88 Anti Terorisme Polri. Perwira perantara yang akrab disapa Herimen ini memang bukan orang baru di Densus. Sejak 2002, Herimen telah terlibat dalam sejumlah operasi penangkapan teroris, termasuk pemimpin teroris Noordin M Top.

Kasus menonjol lainnya yang diungkap Herry Heryawan adalah terungkapnya kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di sebuah kafe di Jakarta Pusat. Ferdy Sambo saat itu menjabat sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polda Metro Jaya dan Hery Heryawan sebagai Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *